Tingkatkan Ketahanan Masyarakat, Kapolda Jateng Canangkan 401 Kampung Siaga Candi Di Klaten

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi saat pencanangan Kampung Siaga Candi di Desa Nglinggi, Senin (20/7/2020).

WartaKita.org – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi mengunjungi Kabupaten Klaten untuk melaksanakan pencanangan Kampung Siaga Candi, penebaran benih ikan, panen raya padi, dan panen raya ikan pada Senin (20/7/2020).

Hadir dalam rangkaian acara kunjungan Kapolda Jateng ke Klaten ini, Pangdam IV/Diponegoro yang diwakili Danrem 074 Warastratama Kolonel Inf Rano Maxim Adolf Tilaar, Anggota Komisi III DPR RI dari Partai Nasdem Eva Yuliana, Pejabat Utama (PJU) Polda Jateng, dan Kapolres Klaten beserta Forkompinda Kabupaten Klaten.

Bacaan Lainnya

Adapun rangkaian acara kunjungan kerja Kapolda Jateng ini diawali dengan pencanangan 401 Kampung Siaga Candi di Kabupaten Klaten yang secara simbolis dilakukan di Desa Nglinggi, Kecamatan Klaten Selatan.

Kapolres Klaten AKBP Edi Suranta Sitepu dalam sambutan mengatakan, Desa Nglinggi dipilih untuk pencanangan Kampung Siaga Candi karena tidak ada kasus positif Covid-19.

“Seluruh warga tertib menerapkan protokol kesehatan, dan mempunyai lumbung desa tempat masyarakat menyumbang hasil panen. Selain itu, setiap Jumat warga menggantungkan sembako di posko, sehingga warga yang membutuhkan bisa mengambil sendiri,” katanya.

Sedang Bupati Klaten Sri Mulyani menjelaskan, Kabupaten Klaten memiliki lahan padi seluas 59.000 hektar. Kini, yang sudah panen ada sekitar 37.000 hektar, dan yang siap panen sampai hari ini ada 21.000 hektar.

“Hasil panen padi di Kabupaten Klaten mencapai 227.000 ton beras. Sedang kebutuhan masyarakat sekitar 126.000 ton beras. Sehingga Klaten terdapat surplus sebanyak 101.000 ton beras. Selain itu, setiap desa di Klaten kami wajibkan untuk membuat lumbung pangan di desanya masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPR RI dari Partai Nasdem Eva Yuliana menyampaikan apresiasi atas dicanangkannya Kampung Siaga Candi serta program ketahanan pangan yang dilaksanakan oleh jajaran Polda Jateng bersama TNI. Menurutnya, program ini harus didukung semua pihak agar masyakat bisa bertahan dari segi kesehatan maupun ekonomi akibat pandemi covid-19 ini.

“Kali ini saya menyaksikan sendiri peran Polri khususnya Polda Jateng dan jajarannya bersama TNI dan Pemda dalam penanganan Covid-19. Pandemi ini tidak akan bisa diatasi sendiri. Jadi sudah betul instruksi Presiden yang melibatkan TNI-Polri dalam menangani covid-19 ini,” ucapnya.

Usai sambutan dilakukan pembacaan deklarasi Kampung Siaga Candi oleh Kades Nglinggi Sugeng Mulyadi yang diikuti secara virtual oleh seluruh kades dan lurah di 26 kecamatan.

Selanjutnya, Kapolda Jateng juga menyerahkan sejumlah bantuan alat pelindung diri (APD) kepada masyarakat yang diwakili oleh 5 camat di Kabupaten Klaten.

Pencanangan Kampung Siaga Candi ditandai dengan pemukulan gong dan penandatanganan prasasti oleh Kapolda Jateng.

”Pencanangan Kampung Siaga Candi di 401 desa dan kelurahan di Kabupaten Klaten ini untuk meningkatkan ketahanan masyarakat dalam pencegahan dan penanganan Covid-19. Ini sesuai instruksi Presiden agar Polri terlibat bersama TNI, Pemda, dan elemen masyarakat dalam penanganan Covid-19. Pencanangan ini juga dilakukan di daerah lain di Jawa Tengah,” jelas  Kapolda.

Kapolda Jateng menambahkan, sampai saat ini, Polda Jateng sudah mempunyai 4.029 kampung siaga yang salah satu fungsinya untuk adaptasi kebiasaan baru di masa pandemi Covid-19.

“Kampung Siaga Candi di Klaten ini didalamnya berisi antara lain ketahanan pangan, khususnya pertanian dan perikanan,” tandas Kapolda.

Kapolda Jateng menebarkan 40.000 benih ikan di kolam ikan Desa Nglinggi, Senin (20/7/2020).

Usai pencanangan Kampung Siaga Candi, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi menuju tempat penebaran benih ikan yang lokasinya berdampingan dengan Kantor Kepala Desa Nglinggi. Di tempat ini, Kapolda Jateng bersama sejumlah pejabat yang hadir menebarkan 40.000 benih ikan.

Kepada awak media, Kapolda Jateng menjelaskan, penebaran benih ikan dan panen raya yang dilakukan ini sesuai dengan instruksi Presiden terkait pemulihan ekonomi dengan menggerakkan seluruh komponen masyarakat untuk menguatkan ketahanan pangan nasional.

“Kampung siaga ini adalah dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat. TNI  dan Polri hanya sebagai fasilitator saja,” tegas Kapolda.

Dari Nglinggi, Kapolda Jateng bersama rombongan menuju Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo untuk melaksanakan panen raya padi jenis rojo lele. Jumlah padi di Kabupaten Klaten yang akan dipanen sampai bulan Oktober sekitar 83.700 ton.

Kapolda Jateng saat panen raya padi jenis rojo lele di Desa Ponggok, Senin (20/7/2020).

Selanjutnya, Kapolda Jateng menuju lokasi panen ikan nila merah di Desa Nganjat, Kecamatan Polanharjo. Desa Nganjat merupakan salah satu desa penghasil ikan air tawar di Kabupaten Klaten. Budidaya ikan milik desa ini sudah berdiri sejak tahun 2009 dan dikelola oleh desa, serta hasilnya kembali ke masyarakat Desa Nganjat.

Kapolda Jateng saat panen ikan nila merah di Desa Nganjat, Senin (20/7/2020).

Di akhir kunjungan, Kapolda meresmikan kolam renang bertaraf nasional Tirta Kamandanu milik Desa Nganjat. Pembangunan kolam renang ini menggunakan dana desa secara bertahap.

Pos terkait

2 Komentar

  1. Slamat pak kades desa nglonggi ( sugeng mulyadi ) atas frestasinya bersama warga nglinggi untuk mewujudkan nglinggi yg gemilang dengan adanya kampung siaga candi nusantara . Saya pribadi perantauan dari nglinggi dan putra nglinggi . Selamat moga lain hari kami bisa mengunjungi desaku tercinta nglinggi
    Hidup nglinggi bersatu .dimanapun betada tetap cinta nglinggi
    DOA KAMI UNTUK PENJABAT 2 DESA NGLINGI DAN MASYARAKAT NGLINGGI TETAP SEHAT. SALAM TANGGUH , SALAM SEHAT.

  2. Semoga nglinggi mampu menjadi kampung mandiri dan berdaya guna, semoga pencanangan kampung siaga candi di nglinggi sukses kedepan-nya

Komentar ditutup.