Tanggul Sungai Kongklangan Jebol, 25 Hektar Sawah Di Sengon Terendam

Warga, petani, TNI, dan relawan bergotong-royong memperbaiki tanggul sungai yang jebol.

WartaKita.org – Hujan deras yang turun sejak Senin (22/1/2018) siang hingga sore hari mengakibatkan sejumlah sungai di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten meluap. Akibatnya, dua titik pada tanggul di alur sungai Kongklangan, yaitu di Dukuh Belan Wetan dan Belan Kulon, Desa Sengon, Kecamatan Prambanan jebol .

Kepala Desa Sengon Agus Sumaryono mengatakan, banjir itu mengakibatkan tanggul di dua titik jebol. Dampaknya, sekitar 25 hektar tanaman padi yang berumur sekitar tiga minggu terendam banjir. Bahkan, sejumlah petak sawah dipenuhi dengan lumpur banjir. “Kerugian akibat banjir baru kami hitung,” katanya.

Bacaan Lainnya

Kades Agus Sumaryono menambahkan, untuk menanggulangi tanggul yang jebol itu, maka masyarakat Desa Sengon bersama petani yang dibantu TNI dan relawan bergotong- royong memperbaiki tanggul sungai tersebut. Penanganan tanggul yang jebol dilakukan dengan memasang patok-patok bambu untuk memperkuat tanggul. Selain itu, dengan pemasangan karung plastik yang diisi pasir atau tanah.

“Untuk penganggulangan tanggul ini, BBWS Bengawan Solo dan DPU Klaten membantu 2.000 ribu karung plastik. Sedang BPBD Klaten membantu  logistik,” ujarnya.

Agus menjelaskan, jebolnya tanggul sungai ini antara lain disebabkan oleh tingginya curah hujan dan terjadinya pendangkalan sungai Kongklangan.

“Dulu, sungai itu pernah dinormalisasi. Namun sekarang sudah dangkal. Harusnya sungai itu dinormalisasi lagi,” ucapnya.

 

 

 

Pos terkait