WartaKita.org – Pencegahan dan penanganan covid-19 atau virus corona tidak bisa dilakukan sendiri oleh Pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan, kerjasama, dan koordinasi dari berbagai pihak.
Karena itu, Pemerintah dan masyarakat diminta bergotong-royong melakukan estafet kemanusiaan dalam rangka mencegah dan menangani virus corona.
Ajakan itu disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Kadarwati saat monitoring Posko gugus tugas relawan percepatan penanggulangan covid 19 di Desa Gemampir, Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten, Selasa (14/4/2020).
“Semuanya harus bekerjasama, harus saling mendukung. Pemerintah dan masyarakat harus bergotong-royong melakukan estafet kemanusiaan untuk mencegah dan menangani virus corona. Dalam situasi seperti ini, kita harus melepaskan ego kita. Kita harus bersatu dan bekerjasama,” katanya.
Pada kesempatan itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Komisi B ini melakukan monitoring kesiapsiagaan desa dalam penanganan virus corona. Kadarwati juga membagikan masker dan pamflet pencegahan virus corona kepada masyarakat.
“Semua anggota DPRD Jawa Tengah mendapat tugas dari Ketua DPRD untuk memantau penanganan virus corona di Dapil-nya masing-masing. Karena itu, saya juga melakukan pemantauan di Dapil 7 Jawa Tengah yang meliputi Kota Surakarta, Kabupaten Klaten, dan Sukoharjo,” ujarnya.
Sedang Camat Karangnongko Jaka Supriyanto menjelaskan, sampai saat ini (14/4/2020), jumlah pemudik di Kecamatan Karangnongko tercatat 247 orang. Sedang jumlah orang dalam pemantauan (ODP) ada 38 orang. Dari jumlah ODP itu, yang sudah selesai menjalani isolasi mandiri selama 14 hari ada 22 orang.
“Sedang jumlah PDP (pasien dalam pengawasan) di Karangnongko ada 1 orang. Mudah-mudahan PDP ini negatif (corona),” harapnya.
Sementara itu Kepala Desa (Kades) Gemampir Sri Lestari menyatakan, jumlah data pemudik di Desa Gemampir ada 27 orang. Dari pemudik sejumlah itu tidak ada yang ODP dan PDP. Selama ini, para pemudik tersebut mau mengikuti anjuran Pemerintah untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.
“Kita sudah melakukan penyemprotan massal dan sosialisasi cara mencuci tangan dengan sabun yang benar. Kita juga mengimbau warga untuk memakai masker saat keluar rumah. Dalam minggu ini kita akan distribusikan masker gratis kepada warga. Dan pada bulan Mei mendatang, kita akan bagikan paket sembako kepada keluarga miskin,” paparnya.
Terkait, Koordinator posko penanggulangan covid 19 di Desa Gemampir, Suwandono alias Mbah Suro Dhemit menyampaikan, tim gugus tugas sudah terbentuk sampai koordinator dukuh. Mereka sudah melakukan sosialisasi pencegahan virus corona dari rumah ke rumah, mengadakan penyemprotan massal, dan membagikan masker kepada warga.









