Warta Kita.org – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten melakukan gerak cepat dalam penanganan kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak yang terjadi di Kecamatan Prambanan beberapa waktu lalu.
Hari pertama efektif masuk kerja Senin (30/3/2026) setelah libur lebaran, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Klaten langsung melaksanakan ORI (Outbreak Respon Immunization) program imunisasi secara serentak di 26 kecamatan yang ada di Klaten dengan sasaran anak balita usia 9 bulan hingga 59 bulan.
Langkah cepat yang dilakukan Dinas Kesehatan Klaten tersebut tak lepas dari intruksi langsung Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo agar Dinas Kesehatan segera melakukan imunisasi serentak, sehingga tidak terjadi penularan lebih luas.
Ini sekaligus memastikan pemerintah hadir di tengah masyarakat dalam menangani persoalan kesehatan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten dr Anggit Budhiartho melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) dr Hanung Sasmito menjelaskan, saat ini telah dilakukan secara serempak pelaksanaan imunisasi bagi anak usia 9 – 59 di 27 wilayah kecamatan yang ada di Klaten.
Dalam pelaksanaan ORI lanjut Hanung, Dinas Kesehatan melibatkan sumua unsur yang ada. Mulai dari jajaran Dinas Kesehatan, Puskesmas, bidan desa hingga Pokja kesehatan di tingkat desa seperti Posyandu dan PKK.
”Kegiatan imunisasi massal serentak ini, kita lakukan di 27 wilayah kecamatan yang ada di Klaten, dengan pelaksanaan disesuaikan hasil survei lapangan, desa yang yang harus didahulukan atau mendesak. Walau nantinya semua anak usia 9 – 59 bulan di Klaten akan menerima imunisasi Campak,” ujarnya.
Terkait berapa jumlah anak yang sudah menerima imunisasi Campak, Hanung menjelaskan per hari ini (Senin, 30/3/2026), jumlah anak yang sudah menerima vaksin Campak sekitar 29.394 anak atau sudah mencapai 55.16 persen dari jumlah total anak yang akan menerima imunisasi yakni 53.000 anak.
“Diharapkan, sisa anak yang belum menerima imunisasi Campak, semuanya dapat ditangani secara tuntas hingga akhir April mendatang. Karena program ini terus berjalan dan dilakukan di setiap desa secara bergantian,” terangnya.
Sementara itu Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengapresiasi gerak cepat jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten yang langsung tancap gas di hari pertama masuk kerja dengan mengelar ORI atau imunisasi Campak pada anak usia 9 – 59 bulan di Klaten.
Menurut Bupati, langkah cepat ini tidak boleh ditunda tunda, karena menyangkut kesehatan dan nyawa manusia.
Sehinggi dirinya sangat berterima kasih atas langkah cepat Dinas Kesehatan Kabupaten yang mengerahkan semua kekuatannya mulai dari jajaran Dinas, Puskesmas, Bidan Desa hingga pokya kesehatan tingkat desa yakni PKK serta Posyandu.
”Saya berharap,bsemoga KLB Campak di Klaten cepat tertangani dan tidak bertambah. Para orang tua mau membawa anaknya atau balitanya ke kantor kelurahan atau tempat pelaksaan imunisasi di desa masing masing untuk menerima imunisasi vaksin Campak”, harap Bupati.









