WartaKita.org – Sekolah Tinggi llmu Administrasi (STIA) Madani Klaten mewisuda 40 mahasiswa di kampus setempat di JaIan Jogja-Solo, tepatnya di Dukuh Pilangsari, Desa Gondang, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten, Sabtu,(14/7/2018).
Prosesi wisuda dilakukan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana Angkatan X Tahun 2018 yang dipimpin oleh Ketua STIA Madani Klaten Dimyati Syafari.
Mahasiswa yang diwisuda pada periode ke X ini berasal dari 2 Program Studi (Prodi), yakni 25 mahaiswa dari Prodi Ilmu Administrasi Publik dan 15 mahasiswa dari Prodi Ilmu Administrasi Bisnis. Sebagai wisudawan terbaik Ilmu Administrasi Publik adalah Lusy Aminah Pardiyono dengan IPK 3,67 dan untuk Ilmu Administrasi Bisnis adalah Ryan Anugrah Talita Dewi dengan IPK 3,65.
Panitia wisuda yang juga Ketua II STIA Madani Klaten Suparto menyampaikan, wisuda kali ini mengusung tema “Proud, Love STIA Madani” atau Bangga, Cinta STIA Madani. Dengan tema ini diharapkan, para alumni STIA Madani menjadi bangga dan cinta dengan almamater tempat para mahasiswa menimba ilmu di jenjang perguruan tinggi.
“Kami berharap, setelah lulus, para alumni STIA Madani dapat mengaplikasikan ilmunya di masyarakat, serta dunia kerja sesuai keahliannya masing-masing. Dan perlu diketahui, dari 40 wisudawan ini hampir 90% alumni sudah bekerja, baik di instansi Pemerintah sebagai Aparatur Sipil Negara(ASN), Pemerintah Desa, sektor swasta, dan pelayanan publik lainnya,” katanya.
Dalam wisuda kali ini juga dilakukan penandatanganan kerjasama atau MoU antara STIA Madani dengan Pemerintah Kabupaten Klaten terkait bidang pendidikan, penelitan, serta pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Juga ada orasi ilmiah yang disampaikan oleh Irjen Pol (Purn) Srijono dari Lemhanas Jakarta yang mengangkat tema “Pembangunan nasional dimulai dari pinggiran atau desa”.
Pada kesempatan itu, Ketua Yayasan Insan Bhakti Klaten sebagai Badan Penyelenggara STIA Madani, Sunarto mengukuhkan STIA Madani sebagai Kampus Bumi Lereng Merapi. Pengukuhan Kampus Bumi Lereng Merapi ini dimaksudkan agar STIA Madani bisa lebih “mewarnai” Kabupaten Klaten.
“Kita berharap, lereng Merapi bisa menjadi subur kembali karena kontribusi STIA Madani. Kita ingin menciptakan SDM (sumber daya manusia) yang unggul. Kita juga ingin meningkatkan SDM masyarakat, agar kita tidak hanya mengandalkan sumber alam,” harapnya.
Ada yang menarik dalam wisuda mahasiswa STIA Madani Klaten kali ini. Prosesi wisuda diiringi musik dengan gamelan secara live atau langsung dari Karawitan Suka Rena asuhan Sunarto dari Desa Kalikebo, Kecamatan Trucuk. Selain untuk menghibur hadirin, pemetasan gamelan ini juga untuk nguri-uri kebudayaa Jawa.









