Sejumlah Elemen Masyarakat Klaten Gelar Aksi Mendukung Pengesahan RUU TNI

Warga Kabupaten Klaten mengelar aksi dukungan pengesahan RUU TNI di tugu batas Kabupaten Klaten dengan Boyolali (atau Tugu Wayang) pada Minggu (30/3/2025).

WartaKita.org – Sejumlah elemen masyarakat Kabupaten Klaten mengelar aksi dukungan pengesahan Rancangan Undang Undang (RUU) Tentara Nasional Indonesia (TNI) satu hari menjelang hari raya Idul Fitri 1446 H atau pada Minggu (30/3/2025).

Aksi dukungan terhadap pengesahan RUU TNI ini terjadi di beberapa tempat di wilayah Kabupaten Klaten, seperti halnya di Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk, di Desa Jelobo, Kecamatan Wonosari, serta di tugu batas Kabupaten Klaten dengan Boyolali (atau Tugu Wayang) tepatnya di Desa Tegalgondo, Kecamatan Wonosari.

Bacaan Lainnya

Beberapa spanduk maupun poster terbentang dalam aksi ini.

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi di Desa Jelobo, Kecamatan Wonosari, Iwan menyatakan, pihaknya yakin dengan disahkannya RUU TNI, ke depan TNI lebih profesional dan mampu menjadi pengayom masyarakat.

“Terbukti di Desa Jelobo. Dengan peran TNI, jalan di pedesaan menjadi bagus. Harapan ke depan, masyarakat Klaten jangan mudah terprovokasi dengan berbagai hal yang bisa memecah belah persatuan,” kata Iwan.

Warga Desa Jelobo, Kecamatan Wonosari mengelar aksi dukungan pengesahan RUU TNI pada Minggu (30/3/2025).

Senada dengan Iwan, Korlap aksi di tugu batas Kabupaten Klaten dengan Boyolali (atau Tugu Wayang), Slamet mengatakan, semua pihak harus bersatu padu mendukung disahkannya RUU TNI sebagai landasan TNI dalam menjalankan tugas dan tidak ada kaitan dengan Dwi Fungsi ABRI. RUU ini sebagai pedoman TNI dalam menjalankan tugas menjaga pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Tugas TNI sangat berat dalam hal menjaga kedaulatan NKRI. Nyawa menjadi jaminan dalam melaksanakan tugas, dan sudah banyak Prajurit TNI yang gugur dalam mempertahankan NKRI,” tandas Slamet.

Pos terkait