Sejahterakan Anggota, CU Kridha Rahardja Adakan Pelatihan Membuat Pakan Fermentasi

Peserta pelatihan membuat pakan fermentasi berfoto bersama.

WartaKita.org – Sekitar 30 orang anggota Credit Union (CU) Kridha Rahardja (KR) mengikuti pelatihan membuat pakan fermentasi di Dukuh Gebalkulon RT 15 RW 09, Desa Canan, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, Minggu (19/12/2021).

Pelatihan membuat pakan fermentasi untuk ternak kambing, domba, sapi, dan kerbau menampilkan dua narasumber, yaitu Praktisi peternak Albertus Urip Haryanto dan Pendamping peternak drh Harjono.

Bacaan Lainnya

Ketua Pengurus Credit Union Kridha Rahardja Albertus Urip Haryanto menjelaskan, pelatihan ini bertujuan untuk meringankan beban peternak dan memberdayakan anggota CU KR.

“Di pelatihan ini kita memberikan ilmu pengetahuan dan pratek langsung bagaimana membuat pakan fermentasi. Kita berharap, lama-kelamaan peternak menjadi pinter, dan nantinya bisa mempunyai produksi (pakan ternak) sendiri. Syukur-syukur, mereka bisa sampai membuat pakan ternak sendiri. Tetapi kalau tidak, mereka bisa mengatasi masalahnya sendiri,” katanya.

Albertus Urip Haryanto menyatakan, manfaat dari pelatihan membuat pakan fermentasi ini untuk meningkatkan nilai gizi pakan, mengawetkan pakan, dan mempercepat atau menambah bobot ternak.

“Peserta pelatihan ada 30 orang. Mereka kita undang secara resmi. Sebab kalau tidak memakai undangan, dan yang lain ada yang tahu, pasti akan berbondong-bondong ke sini. Kalau pesertanya lebih banyak, nanti tempatnya menjadi penuh,” ujarnya.

Drh Harjono dalam pemaparan materi menerangkan, ada sejumlah cara agar usaha penggemukan sapi potong bisa mendapatkan keuntungan. Caranya pertama, pemilihan bibit yang baik dan benar. Kedua, kesehatan ternak. Ketiga, pemberian pakan yang baik dan benar. Dan keempat, penjulan hasil ternak yang maximal.

“Untuk merubah pola pakan pada ternak baru tidak bisa langsung instan. Maka penggunaan konsentrat diyakini akan lebih mengguntungkan peternak,” ucapnya.

Peserta pelatihan praktek langsung membuat pakan fermentasi.

Sedang Praktisi peternak Albertus Urip Haryanto mengatakan, ada sebagian petani dan peternak yang nasibnya kurang baik. Karena itu, mereka membutuhkan bantuan dari sesamanya.

“Banyak petani yang sekarang sedang mengalami kesulitan. Misalnya, harga pupuk yang tinggi, dan harga pakan ternak yang juga tinggi. Karena itu, kita adakan pelatihan membuat pakan ternak yang murah tapi berkualitas,” terangnya.

Albertus Urip Haryanto menambahkan, dalam pelatihan ini, dirinya memberikan penjelasan bagaimana membuat pakan fermentasi yang baik dan benar. Sehingga kedepan, petani tidak hanya menggantungkan kepada orang lain. Tetapi mereka menjadi mandiri.

“Untuk bahannya berupa EM 4, roti bekas, polar, bekatul, rumput odot, dan lainnya. Setelah itu, semua bahan dicampur menjadi satu. Kemudian, bahan ini dimasukkan ke dalam karung zak, dan tunggu fermentasi,” paparnya.

Sementara itu, salah satu peserta, L Sudarman mengaku senang dengan diadakannya pelatihan ini. Peserta diberi gambaran secara ilmiah dan manual serta praktek langsung membuat pakan ternak.

“Saya merasa senang bisa menangkap apa yang disampaikan oleh para narasumber dan akan saya praktekkan. Pelatihan ini sangat bermanfaat. Maka kalau ada yang terkendala dengan dana, silahkan pinjam ke CU KR. Karena pelatihan ini sebagai upaya pemberdayaan. Dengan demikian diharapkan, ekonominya akan terangkat, dan keluarganya akan jadi sejahtera,” harapnya.

Pos terkait