WartaKita.org – Pusat Pengembangan Anak (PPA) Generasi Anak Terang (GAT) yang berada di Kampung Bramen, Kelurahan Gergunung, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten terus berkomitmen untuk mendampingi dan mengembangkan pribadi anak.
Pendampingan terhadap anak itu dilakukan baik dari sisi jasmani maupun rohani. Dalam pendampingan jasmani, PPA GAT Bramen rutin melakukan pemeriksaan kesehatan (screening) pada anak-anak binaanya.
Selama ini, PPA GAT Bramen bekerjasama dengan Rumah Sakit Cakra Husada (RSCH) Klaten dalam pemeriksaan kesehatan ini. Seperti yang dilakukan pada Kamis (17/5/2018).
Mentor (pendamping) PPA GAT Bramen, Untari menyampaikan, pemeriksaan kesehatan pada anak-anak ini rutin dilakukan setahun dua kali. Pemeriksaan kesehatan ini bertujuan untuk memantau kesehatan anak.
“Kita ingin memantau ,kesehatan anak itu seperti apa. Ini rutin kita lakukan. Pemeriksaan kesehatan kali ini diikuti 127 anak, yang berusia dari 3 tahun sampai 22 tahun. Intinya, kita ingin menyehatkan anak-anak,” katanya.
Untari menyatakan, pemeriksaan kesehatan ini merupakan salah satu fasilitas yang diberikan kepada anak-anak. Harapannya, semua anak binaan PPA GAT Bramen selalu sehat.
“Anak itu khan harapan masa depan. Maka, anak-anak itu harus selalu sehat, baik secara jasmani maupun rohani. Dan selama ini, tanggapan anak (terhadap pemeriksaan kesehatan) fine-fine aja. Anak-anak senang dan antusias,” ujarnya.
Untari menjelaskan, kegiatan di PPA GAT Bramen ini tidak hanya belajar saja, tetapi juga bermain. Di PPA GAT Bramen disediakan berbagai fasilitas, seperti sarana pembelajaran, bimbingan belajar (bimbel), les, komputer, dan sebagainya.
“Prinsipnya, kegiatannya nggak cuma belajar, tetapi juga bermain,” ucapnya.
Sedang Humas RSCH Klaten Sukarno mengatakan, pemeriksaan kesehatan pada anak-anak ini rutin dilakukan dan sudah berlangsung lama. Sebagai mitra, maka RSCH Klaten melayani anak-anak ini dengan baik.
“Ini adalah bagian dari upaya menyehatkan masyarakat Klaten. Dan sejalan dengan komitmen RSCH Klaten, yaitu pasien adalah keluarga, maka kami melayani anak-anak ini dengan baik. Dalam pemeriksaan kesehatan ini, kami melibatkan dua dokter, bidan, perawat, apoteker, dan pendukung lainnya,” jelasnya.









