Umat Katolik Dipanggil Menjadi Pewarta Kebenaran

Peserta Pekan Komsos KAS 2018 berfoto bersama.

WartaKita.org – Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan Agung Semarang (KAS) menggelar Pekan Komsos 2018 dan Temu Raya Komsos se KAS yang diadakan di Gereja Santo Athanasius Agung Karangpanas Semarang, Kamis – Minggu (10-13/5/2018).

Ketua panitia Pekan Komsos Rosalia Rachma Rihadiani menyampaikan, Pekan Komsos KAS 2018 ini mengusung tema “Kebenaran Jurnalistik yang Memerdekakan”.

Bacaan Lainnya

Pekan Komsos ini bertujuan pertama, meningkatnya kesadaran umat akan peran dan tanggung jawab Komisi Komsos di tingkat keuskupan dan kevikepan, maupun tim kerja komsos di tingkat paroki. Kedua, bertambahnya kuantitas dan kualitas para penggiat media komunikasi yang ingin memberi andil bagi kemajuan Gereja seturut kemampuan dan keahliannya.

Ketiga, Pekan Komsos menjadi wahana berkumpulnya para penggiat media komunikasi dan sekaligus pembelajaran melalui aneka workshop. Dan keempat, Pekan Komsos menjadi sarana untuk mempromosikan berbagai produk yang dihasilkan oleh Komisi Komsos KAS dan Kevikepan.

Kegiatan Pekan Komsos ini terbagi menjadi dua, yaitu kegiatan penunjang sebelum kegiatan utama yakni berbagai lomba dan kegiatan utama pada 10-13 Mei 2018.

Kegiatan penunjang yang diadakan berupa Lomba Cerita Pendek (cerpen) yang bertema “Komunikasi yang Memerdekakan” yang berlangsung dari 1 Maret sampai 15 April 2018, Lomba fotografi yang bertema “Komunikasi Antar Manusia” dari 1 Maret sampai 31 April 2018, dan Lomba Film Pendek yang bertema “Membangun Komunikasi yang Humanis” dari 19 Februari sampai 23 April 2018.

Sedang kegiatan utama selama Pekan Komsos, yaitu Perayaan Ekaristi pembukaan, pameran karya komsos, workshop musik ilustrasi film, temu raya komsos KAS, workshop fotografi, workshop penulisan naskah film, pagelaran seni, dan Perayaan Ekaristi peringatan Hari Komsos Sedunia.

Pekan Komsos 2018 dibuka dengan Perayaan Ekaristi dengan Selebran Utama Bapa Uskup Agung KAS Mgr Robertus Rubiyatmoko pada Kamis (10/5/2018) pukul 07.30 pagi. Perayaan Ekaristi yang bertepatan dengan Hari Raya Kenaikan Tuhan ini mengusung tema “Jurnalisme yang memerdekakan”.

Mgr Rubiyatmoko dalam homili mengajak umat yang hadir untuk percaya bahwa Tuhan Yesus telah bangkit, dan mempercayai kebenaran yang akan memerdekakan.

“Mari kita tinggalkan kebiasaan mengikuti berita yang memicu emosi dan memicu perpecahan. Karena kita semua dipanggil untuk menjadi pewarta kebenaran,” pesan Bapa Uskup.

Sebelum berkat perutusan, ada pemotongan tumpeng dari Ketua Komisi Komsos KAS Rama Yustinus Slamet Witokaryono, Pr  yang diberikan kepada Ketua Pekan Komsos KAS 2018, Rosalia Rachma Rihadiani.

Usai Ekaristi, diadakan pameran dan lelang lukisan yang dibuka secara simbolis oleh Mgr Rubiyatmoko dengan memotong gulungan film. Lelang lukisan ini bertujuan untuk mengggalang dana guna mendukung karya Komsos, dan untuk menjalin komunikasi jejaring para seniman.

Selanjutnya, diadakan workshop musik ilustrasi film.

Acara workshop totografi jurnalistik

Pada hari Jumat (11/5/2018), acara diisi dengan literasi media dan seminar cybercrime dengan narasumber Staf Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP), Wandy N Tuturoong. Dalam seminar itu, Wandy mengajak peserta untuk memerangi hoax (berita bohong).

Sedang pada hari Sabtu (12/5/2018), acara diisi dengan workshop totografi jurnalistik dan workshop penulisan naskah film. Malamnya, dilanjutkan dengan pentas seni di halaman parkir Gereja Santo Athanasius Agung Karangpanas. Pentas seni ini diikuti oleh Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Karangpanas, OMK Paroki seputar Kevikepan Semarang, peserta Pekan Komsos, dan bahkan penggiat Komsos dari Jakarta.

Acara pentas seni.

Sementara itu, pada hari Minggu (13/5/2018), acara diisi dengan Perayaan Ekaristi peringatan Hari Komsos Sedunia sekaligus penutupan Pekan Komsos 2018, dan diskusi terbuka membentuk jaringan, serta penutupan acara temu raya.

Perayaan Ekaristi peringatan Hari Komsos Sedunia dipimpin oleh Vikjen KAS Rama FX Sukendar bersama Ketua Komisi Komsos KAS Rama Yustinus Slamet Witokaryono, Pr  dan Ketua Komisi Komsos Kevikepan Semarang Rama Lukas Heri Purnawan, MSF.

Rama Sukendar dalam homili mengajak umat untuk memerangi hoax dan menggunakan media dengan bijak.

Pos terkait