PSI Klaten Solid, Fokus Lolos Pemilu 2024

Ketua DPD PSI Kabupaten Klaten Yusuf Andi Pratama

WartaKita.org – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Klaten menyatakan tidak terpengaruh dengan kabar mundurnya sejumlah pengurus DPD saat Kopi Darat Wilayah (Kopdarwil) PSI Jawa Tengah belum lama ini.

Ketua DPD PSI Kabupaten Klaten, Yusuf Andi Pratama saat ditemui di komplek kantor DPRD Kabupaten Klaten, Jumat (27/5/2022), menyampaikan, mundurnya sejumlah pengurus DPD PSI merupakan proses politik atau dinamika yang biasa.

Bacaan Lainnya

“DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) PSI Jawa Tengah dan DPD PSI Klaten tidak terpengaruh dengan dinamika itu. Karena saat ini DPD PSI Kabupaten atau Kota sedang fokus untuk merampungkan syarat verifikasi administrasi dan verifikasi faktual agar bisa lolos Pemilu 2024. Sebab PSI pada Pemilu 2019 lalu tidak masuk parliamentary threshold,” katanya.

Yusuf Andi Pratama menyatakan, mundurnya sejumlah pengurus DPD PSI itu adalah hak pribadi. Tetapi bagi PSI, hal itu justru menjadi semacam “seleksi alam”, bahwa siapa yang bekerja keras akan menuai hasilnya.

“Di PSI itu, pengurus dan anggota dituntut untuk bekerja keras. Kenapa harus bekerja keras? Karena harus meloloskan PSI menjadi peserta Pemilu 2024, dengan lolos verifikasi administrasi dan verifikasi faktual,” tandasnya.

Andi “Agata” mengatakan, PSI itu istimewa. Karena yang mempunyai hak untuk merekomendasikan calon bupati atau walikota itu ada di tangan DPD PSI. DPP (Dewan Pimpinan Pusat) atau DPW tinggal meng-acc (menyetujui) apa yang telah diajukan DPD. Makanya, siapa yang bekerja keras, akan bisa lebih eksis di daerah.

“Beda dengan partai lain. Siapa (calon Kepala Daerah) yang direkom DPD, maka DPP oke. Tidak ada intervensi dari Pusat (DPP),” tegasnya.

Terkait mundurnya sejumlah pengurus DPD, Andi mengemukakan, saat Kopdarwil, memang ada dua pengurus DPD PSI yang mundur.

“Setahu saya, tidak 11 DPD (seperti yang dikabarkan). Kalau pengurus DPD Kota Tegal itu hanya person (pribadi), bukan kepengurusan. Dan itu hal yang wajar dalam politik,” ujarnya.

Aktifis di sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ini menegaskan, yang jelas, PSI tetap solid. Mereka tetap bersemangat gotong royong untuk meloloskan PSI pada Pemilu 2024 nanti.

“Karena kalau sebagian DPD PSI nggak lolos, maka DPW dan DPP PSI juga tidak akan lolos (Pemilu 2024). Kasihan teman-teman PSI di Papua, di Aceh, dan di daerah lain yang sudah benar-benar maksimal dan solid,” terangnya.

Ia menandaskan, di PSI itu dituntut untuk selalu bekerja keras.

“Bahkan, teman-teman yang sudah menjadi anggota legislatif juga dituntut untuk bekerja keras. Karena kalau mereka tidak bisa bekerja untuk rakyat, maka bisa di-PAW (pengganti antar waktu),” ucapnya.

Pos terkait