WartaKita.org – Dinas Komunikasi Dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Klaten menggelar Pesta Rakyat Gempur Rokok Ilegal di halaman GOR Gelarsena Klaten dari Senin sampai Jumat (28/11-2/12/2022).
Event yang didukung Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) ini turut menggandeng pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Terdapat 50 stand UMKM dan berbagai jenis usaha yang turut berpartisipasi dalam pesta rakyat yang digelar selama lima hari ini.
Salah satunya adalah stand dari Kambing Guling Lembah Boko yang beralamat di Dukuh Pereng Kulon, Desa Pereng, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten.
Owner Naqala Aqiqah dan Catering dan Kambing Guling Lembah Boko, Sarjono, Jumat (2/12/2022) malam menyampaikan, ada sejumlah alasan mengapa ia ikut Pesta Rakyat Gempur Rokok Ilegal ini. Pertama, untuk silaturahmi antar UMKM yang tergabung di UMKM Klaten. Dan kedua, untuk mempublikasikan dan mempromosikan produk usahanya yaitu Naqala Aqiqah dan Catering dan Kambing Guling Lembah Boko.
“Alhamdulillah, selama event ini berlangsung, animo pengunjung lumayan baik. Untuk hari pertama, kita sudah closing dua pemesan aqiqah. Dan kambing guling, insya Allah, sudah ada yang inden juga. Event ini sangat membantu kami, dan kami semakin banyak dikenali,” katanya.
Sarjono berharap, dari Pesta Rakyat Gempur Rokok Ilegal ini, UMKM Klaten lebih dikenal. Produk-produk UMKM Klaten lebih terangkat dan diketahui banyak orang. Sehingga kedepannya, harapan untuk membangkitkan UMKM Klaten benar-benar bisa terwujud,
“Pesta Rakyat Gempur Rokok Ilegal ini berdampak positif bagi kami. Dan yang paling penting, alhamdulillah, ini free (gratis). Lima hari ini kita gratis, dan kita mendapat makan sekali,” ujarnya.
Dalam Pesta Rakyat ini, alumni Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten itu menampilkan kambing guling. Dan khusus untuk acara penutupan ini, pihaknya menyediakan free kambing guling untuk pengunjung.
“Kami hanya mohon untuk memberikan rating-nya di Gmail kami dan di Google Map kami. Dan juga untuk mem-follow akun media sosial kami, di Tik Tok dan Instagram kami,” harapnya.

Mantan Mas Klaten itu menjelaskan, satu paket kambing guling ini bisa untuk 50 sampai 60 orang. Cukup dengan budget Rp2,8 juta, pemesan sudah mendapat kambing guling, nasi atau lontong, acar, kerupuk, dan minum (teh panas). Selain itu, pemesan juga mendapat bonus berupa kepala, kaki dan jeroan yang dimasak gulai dan jus markisa.
“Untuk penyajian kambing guling secara live cooking atau masak di tempat, dan semua peralatan serta alat makan (sendok dan piring)-nya dari kami. Jadi, tuan rumah tinggal menikmati saja,” tandasnya.
Warga Dukuh Talun, Desa Prawatan, Kecamatan Jogonalan ini menjelaskan, untuk sate kambing muda dan kambing guling, ia membuka di usaha di komplek Ponpes Qolbun Salim di Dukuh Pereng Kulon, Desa Pereng, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten.
“Selain itu, kami juga melayani kambing guling untuk hajatan bebas. Bahkan beberapa hotel, catering manten sudah sering pesan, dan jadi langganan kita. Paling jauh, kita sudah sampai di Sragen. Saat itu untuk acara pengajian,” paparnya.
Ada yang membaggakan bagi dirinya pada penutupan Pesta Rakyat Gempur Rokok Ilegal ini. Stand Kambing Guling Lembah Boko dikunjungi Bupati Klaten Sri Mulyani dan para pejabat Pemkab Klaten lainnya. Bahkan, Bupati dan para pejabat itu menyempatkan diri untuk mencicipi menu kambing guling buatan Sarjono.
“Rasanya enak, dagingnya empuk, bumbunya sangat terasa. Pokoknya mantap…,” ucap Bupati saat dimintai komentarnya atas menu kambing guling yang disajikan Naqala Aqiqah dan Catering dan Kambing Guling ini.










Sukses selalu Naqala Aqiqah