Persiapan Pemilu 2024, Omah Sambung Klaten Gelar Silaturahmi Akbar Dan Bakti Sosial Di Gaden

Relawan Omah Sambung berfoto bersama para Korcam pada acara Silaturahmi akbar dan sambung rasa di Angkringan Widoro Ketandan, Minggu (5/2/2023) pagi.

WartaKita.org – Omah Sambung menggelar “Silaturahmi akbar dan sambung rasa Korcam (Koordinator Kecamatan) dan relawan” di Angkringan Widoro Dukuh Cantelan, Desa Ketandan, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Minggu (5/2/2023) pagi.

Acara silaturahmi akbar dan sambung rasa ini mengusung tema “Melihat, Mendengar, Berbuat”.

Bacaan Lainnya

Untuk diketahui, Omah Sambung adalah omah ide dan advokasi bersama yang diinisiasi Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Muchamad Nabil Haroen dan para relawannya dalam mendorong kualitas masyarakat yang lebih adil dan setara melalui gerakan gelem ngopeni.

Ketua Omah Sambung Klaten, M Nuryadin Edi Purnama menjelaskan, acara silaturahmi akbar dan sambung rasa ini dihadiri para relawan, Korcam, kaum difabel, aktifis lintas agama, milenial, dan lainnya.

“Silaturahmi ini untuk memperkuat jaringan, ikatan, dan menegaskan komitmen teman-teman Korcam terkait visi misi Omah Sambung untuk melihat, mendengar, (dan) berbuat. Dan di sisi lain, juga untuk menyiapkan Pileg 2024. Karena teman-teman Korcam ini mampu melakukan kunjungan, konsolidasi terkait dengan pemenangan Gus Nabil (sapaan akrab Muchamad Nabil Haroen),” katanya.

Pria yang akrab disapa “Gus Jojon” ini menyatakan, silaturahmi atau pertemuan relawan ini sangat penting bagi Omah Sambung.

“Seperti yang disampaikan Gus Nabil (melalui virtual) tadi, bahwa  setelah pertemuan ini, akan ada musyawarah kerja Korcam se Kabupaten Klaten. Musyawarah kerja Korcam ini untuk menyusun program kerja bagi Omah Sambung dan pemenangan Gus Nabil,” ujarnya.

Sedang Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Muchamad Nabil Haroen dalam sambutan secara virtual memohon maaf karena tidak bisa hadir secara fisik. Sebab saat ini ia sedang berada di Surabaya terkait kegiatan Resepsi 1 Abad NU.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Omah Sambung Klaten dan para relawan yang hadir. Apalagi acara ini bukan permintaan saya. Saya menyadari, bahwa saya belum bisa memberikan yang terbaik. Maka saya membutuhkan dukungan dan kerjasama dari rekan-rekan semuanya. Kita perlu bekerjasama dan bergotong royong,” ungkapnya.

Muchamad Nabil Haroen mengatakan, DPR RI menjadi sebuah tempat pengabdian yang luar biasa. Karena ia bisa berbuat banyak hal untuk masyarakat.

“Ini menjadi pengalaman yang pertama bagi saya. Maka jika Allah menakdirkan, dan jika saya ditugaskan lagi, maka saya siap,” tandasnya.

Omah Sambung saat mengadakan bakti sosial di Desa Gaden, Minggu (5/2/2023) pagi.

Gus Nabil menyatakan, selama ini ia telah memperjuangkan aspirasi masyarakat. Karenanya, berbagai program dan bantuan juga telah ia berikan kepada mereka yang membutuhkan.

“Saya diberi pesan oleh para kyai, kalau kita memberi sesuatu, janganlah berharap imbalan. Kita harus belajar ikhlas. Maka jangan ada potongan. Kita nggak boleh memotong serupiah pun. Karena itu adalah haknya masyarakat,” ungkapnya.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan sarasehan atau ramah tamah. Kesempatan ini pun dimanfaatkan oleh hadirin untuk menyampaikan pertanyaan, usulan, tanggapan, dan juga kesan terhadap Gus Nabil.

“Gus Nabil itu pribadinya merakyat. Bahkan, terkesan sering “mengabaikan” protokol karena ingin dekat dengan masyarakat. Jadi tidak ada batas antara pejabat publik (DPR RI) dengan rakyat. Apa-apa dilakukan sendiri. Ia sangat mandiri. Gus Nabil juga seorang yang ngayemi dan ngopeni. Maka, orang-orang seperti Gus Nabil ini perlu diperbanyak. Pejabat publik yang mau mendengarkan, dan memperjuangkan aspirasi rakyat,” ucap Hadi Promono, warga Kecamatan Gantiwarno ini.

Usai silaturahmi, acara dilanjutkan bakti sosial di Desa Gaden, Kecamatan Trucuk.

“Omah Sambung rutin mengadakan bakti sosial satu bulan sekali. Ini adalah wujud kepedulian dan rasa kemanusiaan kita. Sampai sekarang, kita sudah delapan kali mengadakan bakti sosial. Dalam bakti sosial kali ini, kita memberikan baksos bekerjasama dengan Lazuardi, Sanggar Mewarnai Dunia dan Seniman Difabel di Kecamatan Trucuk. Kali ini, sasaran baksos di Desa Gaden. Ada 40 paket sembako yang kita berikan kepada disabilitas dan warga miskin di sekitar tempat itu,” jelas Gus Jojon.

Pos terkait