WartaKita.org – Ratusan warga dari berbagai elemen di Kabupaten Klaten melakukan bakti sosial bersih lingkungan pada Minggu (24/2/2019) pagi.
Mereka bergotong-royong membersihkan lingkungan di sekitar Umbul Lobang di Desa Blimbing serta Pasar Puluhwatu dan Umbul Culeran di Desa Demakijo, Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten.
Bersih lingkungan bertajuk “Cinta kepada Tuhan, alam, dan sesama” ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN).
Penggagas bakti sosial bersih lingkungan, Rama Ignasius Slamet Riyanto Pr mengatakan, bakti sosial ini diikuti berbagai elemen masyarakat dan lintas agama. Diantaranya Pemuda Hindu, Pemuda Kristen, Relawan Pusaka, Bagana, Banser, JRC, Aries, Orang Muda Katolik (OMK), Paguyuban Sepeda Bronjong Paroki Wedi, Komunitas Sekolah Sungai, Lions Club Klaten Seruni Host, warga sekitar, serta umat dari lintas agama.
“Bakti sosial yang dilakukan yaitu bersih sungai, bersih tempat ibadah dan fasilitas umum, bersih sumber air, bersih pasar, penebaran ikan, penanaman pohon Gayam guna menyerap air tanah, serta pengobatan gratis,” katanya.
Rama Slamet Riyanto menambahkan, bakti sosial ini untuk mewujudkan kepedulian masyarakat terhadap sampah yang semakin meningkat. Bakti sosial ini juga diharapkan dapat mewujudkan toleransi beragama. Terlebih mendekati Pemilu yang rawan akan intoleransi beragama. Dengan demikian diharapkan, kerukunan antar umat beragama tetap terjaga, walaupun berbeda pilihan.
“Bakti sosial ini dilakukan dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional. Selain itu juga untuk menyatukan berbagai elemen masyarakat lintas agama yang ada di masyarakat sekitar guna mewujudkan toleransi beragama. Dengan demikian diharapkan, masyarakat tetap rukun dan damai dalam cinta kasih,” harapnya.
Bakti sosial bersih lingkungan ini mendapat tanggapan positif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten.
“Pemkab Klaten sangat mengapresiasi kepedulian warga masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, salah satunya bersih sungai ini. Pemkab berharap kegiatan semacam ini terus dilakukan dan dapat diikuti daerah lainnya,” ucap staf Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, Aswito.









