WartaKita.org – Angkringan Tanjunganom episode keempat digelar di Balai Mandala Gereja Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, Kabupaten Klaten pada Rabu (28/10/2020) malam.
Karena masih dalam suasana pandemi covid-19, maka acara Angkringan Tanjunganom ditayangkan secara live streaming di channel YouTube Komsos Paroki Wedi.
Di episode keempat yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ini, Angkringan Tanjunganom mengusung tema “Sumpahku Padamu”.
Tayangan Angkringan Tanjunganom kali ini menceritakan tentang persahabatan 4 orang anak sekolah yang tercerai berai akibat ego masing-masing. Namun akhirnya, mereka kembali bersatu lagi setelah dinasehati gurunya dan bersumpah untuk menjadi pemuda pemudi harapan bangsa.
Para pemain yang tampil dalam tayangan kali ini adalah para Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Wedi yaitu Dimas, Ellin, Tasya dan Reni. Tampil juga, Pastor Paroki Wedi yaitu Rama AG Luhur Prihadi Pr dan Rama EM Supranowo Pr, serta para pemain angkringan lainnya yaitu Supri, Komang, dan Watono.
Hadir sebagai bintang tamu dalam tayangan kali ini adalah B2 Halal MC yaitu Bendot dan Berto yang berperan sebagai guru dan murid.
Sedang narasumber yang dihadirkan adalah Ketua Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Klaten yang sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPC) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Klaten, Gus Marzuki dan pengurus Karang Taruna Kabupaten Klaten, Y Eko Mardiyono.

Dalam guyonan awewarta kabungahan itu mengemuka bahwa di zaman milenial ini, para pemuda dan pemudi Indonesia harus bisa diandalkan untuk menjadi harapan bangsa yang selalu bisa menjaga persatuan dan kesatuan. Mereka diharapkan dapat membangun bangsa Indonesia menjadi lebih maju dengan cara mereka masing-masing.
Acara live streaming angkringan diakhiri dengan pembacaan naskah Sumpah Pemuda oleh para pemain yang berperan menjadi murid. Angkringan ditutup dengan pengumuman pemenang live chat terbanyak yaitu dari Lingkungan Santa Theresia Jabung.









