WartaKita.org – Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Aksi Puasa Pembangunan (APP) Kevikepan Surakarta bekerjasama dengan Universitas Sugeng Hartono dan Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI) Kabupaten Klaten menggelar Pelatihan Digital Marketing di Balai Mandala Gereja Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi pada Minggu (16/3/2025).
Pelatihan digital marketing ini diikuti sekitar 70 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari Kabupaten Klaten dan sekitarnya.
Panitia Pelatihan Digital Marketing, Yustina Etty Martini mengatakan, latar belakang diadakannya pelatihan ini yaitu ingin membantu pelaku UMKM untuk masuk ke jaringan yang lebih luas melalui media sosial (medsos). Sedang tujuan pelatihan digital marketing ini untuk mengoptimalkan pemasaran dan penjualan para pelaku UMKM melalui marketplace.
“Pelatihan digital marketing ini merupakan respon dari kegiatan serupa beberapa bulan yang lalu. Karena besarnya animo masyarakat, maka dibuatlah pelatihan gelombang kedua,” katanya.
Tampil sebagai narasumber dalam pelatihan digital marketing ini yaitu Plt Rektor Universitas Sugeng Hartono, Fitria Hayu Palupi beserta para Dosen Manajemen Bisnis Internasional yakni Intan Mustika Jati, Vincensia Sernade, Bella Gusniar, dan Nicky Gilang Wicaksono.
Dalam pelatihan yang mengusung tema “The Digital Surge: Boost Your Business to New Heightss” ini, para narasumber memaparkan materi seputar strategi memasuki marketplace, membuat konten menarik, social media mastery, strategi meningkatkan penjualan, dan lainnya.
“Agar usaha kita bisa maju dan berkembang, maka kita harus memaksimalkan konten menarik, mengelola sosial media dengan efektif, dan menerapkan strategi marketplace untuk meningkatkan penjualan. Saatnya bisnis kita melesat jauh,” tandas narasumber.
Pelatihan digital marketing ini mendapat tanggapan yang baik dari para peserta.
“Kegiatan pelatihan digital marketing ini bagus. Bisa membantu (pelaku) UMKM untuk berkembang dari jualan secara konvensional ke (marketing) digital. Mengingat hampir semua orang sekarang punya handphone (HP) dan medsos (media sosial). Kalau dulu, saat jualan, ya kita yang menunggu pembeli. Tetapi saat ini diharapkan tidak hanya menunggu. Tetapi menjemput pembeli dengan promosi-promosi, konten-konten yang menarik. Setidaknya bisa menggunakan HP yang dimiliki untuk menghasilkan uang atau keuntungan,” ucap Agatha Rika Purwantari, peserta dari Paroki Wedi.
Pelatihan digital marketing ini juga dihadiri Vikaris Episkopal (Vikep) Surakarta Rama Herman Yosef Singgih Sutoro, Pr dan Vikaris Parokial Paroki Wedi Rama Heribertus Warnata Natawardaya, Pr.









