WartaKita.org – Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten akan menggelar apel Hari Santri dan kirab seni budaya pada Minggu (23/10/2022).
Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memeriahkan Hari Santri Nasional (HSN) yang akan diperingati pada 22 Oktober 2022.
Pernyataan ini disampaikan Ketua MWC NU Kecamatan Gantiwarno, Ustaz Sunardi pada rapat persiapan peringatan Hari Santri 2022 tingkat Kecamatan Gantiwarno yang diadakan di rumah Sekretaris MWC NU Kecamatan Gantiwarno, Wahyunto di Dukuh Karang Muruh, Desa Muruh, Kecamatan Gantiwarno, Rabu (5/10/2022) malam.
Ustaz Sunardi menjelaskan, rangkaian kegiatan apel Hari Santri dan kirab seni budaya diawali dengan apel Hari Santri di Lapangan Desa Muruh pada pukul 07.30 WIB.
Setelah apel, selanjutnya peserta apel Hari Santri akan mengadakan pawai dengan start di Lapangan Muruh dan kemudian menyusuri desa-desa di Kecamatan Gantiwarno dengan finish di Halaman Balai Desa Karangturi.
Ustadz yang akrab disapa Kang Nardi ini mengatakan, peserta apel Hari Santri terdiri dari warga NU dari 16 Ranting NU yang ada di Kecamatan Gantiwarno. Selain itu, juga grub kesenian dari desa-desa di Kecamatan Gantiwarno seperti grup hadroh, laras madyo, maupun grup seni Islami lainnya.
“Nantinya pada saat pawai atau kirab seni budaya, setiap grup kesenian juga pentas di sepanjang jalan sampai finish. Maka dari itu, setiap Ranting NU diharapkan melakukan persiapan sejak sekarang seperti menyiapkan armada transportasi dan berbagai peralatan yang dibutuhkan untuk kirab seni budaya tersebut,” ujarnya.
Ustaz Sunardi juga mengungkapkan, selama pelaksanaan apel Hari Santri dan kirab budaya, peserta wajib mematuhi protokol kesehatan. Peserta kirab budaya juga wajib menjaga sopan santun.
“NU tetap menghormati pengguna jalan yang lain, serta mentaati rambu-rambu lalu lintas. Sehingga jalannya kirab budaya dapat berlangsung tertib dan aman,” tandasnya.
Sementara itu Komandan Banser Kecamatan Gantiwarno, Husein didampingi Ketua Panitia Apel Hari Santri MWC NU Kecamatan Gantiwarno, Hanafi mengatakan, peserta kirab budaya sesampainya di lokasi finish di Halaman Balai Desa Karangturi akan diberikan kesempatan untuk pentas 1 buah lagu.
Dalam kesempatan itu, di sekitar Balai Desa Karangturi juga akan dimeriahkan dengan bazar UMKM Kecamatan Gantiwarno.
“Sesuai petunjuk dari MWC NU Kecamatan Gantiwarno, di lokasi finish di Halaman Balai Desa Karangturi nanti juga diisi tausiyah oleh para Kyai NU yang berkolaborasi dengan grup seni budaya. Sehingga para peserta selain bergembira dengan apel dan kirab budaya Hari Santri, juga dapat ilmu, nasehat dan petuah dari para Kyai NU,” jelasnya.
Husein menambahkan, tema Hari Santri 2022 yakni “Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan”. Untuk menyukseskan acara tersebut Banser NU Gantiwarno juga membuka donasi dengan membuat Kaos Hari Santri 2022 dengan harga kaos untuk dewasa Rp50 ribu, kaos lengan panjang Rp60 ribu, dan kaos untuk anak-anak Rp40 ribu.
“Bagi warga yang berminat untuk order atau membeli kaos Hari Santri 2022 bisa menghubungi nomor HP/WA 0882 1486 2580,” kata Komandan Banser Kecamatan Gantiwarno ini.









