WartaKita.org – Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam Laskar Brigade Umar Bin Khattab (UBK) Klaten menggelar halal bihalal bersama seluruh anggotanya se Jawa Tengah dan DIY di area Terminal Ir Soekarno Klaten pada Sabtu (26/4/2025) malam.
Halal bihalal ini dihadiri oleh Wakil Bupati Klaten H Benny Indra Ardhianto, jajaran Forkopimda Kabupaten Klaten, tokoh masyarakat, ulama serta pimpinan 15 Ormas Islam se Jawa Tengah dan DIY dan ribuan anggota laskar Umar Bin Khattab se Kabupaten Klaten.
Wakil Bupati Klaten H Benny Indra Ardhianto dalam sambutan menyampaikan, mewakili Pemerintah Kabupaten Klaten ia mengucapkan Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa syimakum, minal aidzin wal fa idzin, mohon maaf lahir bathin.
“Mungkin, selama ini kami ada salah dengan saudara saudara Ormas Islam, mohon kami dimaafkan,” kata Wabup.
Benny juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mempererat tali silahturrahim, serta bersinergi dan membangun Kabupaten Klaten.
“Sebagai pemimpin daerah, kami tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan aktif dari masyarakat, terutama Ormas Islam, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Mari kita bersama-sama menjadilan Kabupaten Klaten semakin maju, harmonis dan damai,” ujar Wabup.
Sedang Komandan Laskar Brigade Umar Bin Khattab Agus Sulistyo Budi mengatakan, kegiatan halal bihalal di UBK ini dilaksanakan setiap tahun.
“Kali ini kita gelar di area terminal Klaten. Kenapa kita adakan di sini? Tujuanya agar terminal Klaten ini akan menjadi lebih rame (regeng) dan menjadi adem dengan adanya pengajian yang kita adakan di malam hari ini,” harapnya.
Sulis berharap, halal bihalal yang mengusung tema “Bersama Mewujudkan Klaten Maju Sejahtera dan Aman Tanpa Pekat” ini dapat mempererat persatuan dan kesatuan antar Ormas Islam.
“Agar kita bisa bersinergi dengan Pemerintah Daerah untuk wujudkan visi dan misi menuju Klaten yang aman dan kondusif,” ucapnya.
Sementara itu Ketua Divisi Hubungan Antar Ormas, Lembaga dan Kemitraaan Laskar UBK Hasibuan Santoso menambahkan, moment syawal adalah sarana untuk memperkuat hubungan antar manusia (Hablumminannas) setelah bulan suci Ramadan.
“Syawalan kali ini agak berbeda dengan sebelumnya, karena konsep kami merakyat. Makanya kami gelar di terminal. Jadi ini mencerminkan bahwa Ormas Islam ada untuk rakyat,” ungkapnya.
Menurutnya, konsep Ormas Islam dari rakyat untuk rakyat itu adalah agar tidak ada batasan antara satu dan lainya. Jadi semua element bisa berbaur menjadi satu mewujudkan nilai-nilai keislaman di kota Klaten dan bebas dari Penyakit Masyarakat (PEKAT), sehingga Klaten menjadi aman dan damai.
“Kami berharap, agar kedepannya semua manusia tanpa terkecuali menjadi baik dapat berproses dengan maqomnya masing-masing. Yang belum baik akan menjadi lebih baik, supaya mencerminkan ajaran Nabi Muhammad SAW, bahwa Islam adalah Rahmatan Lil’alamin. Sehingga mewujudkan keselamatan untuk semuanya,” ucapnya.









