WartaKita.org – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Kabupaten Klaten masa bakti 2025 – 2028 dilantik dalam Perayaan Ekaristi yang diadakan di Gereja Santa Perawan Maria Bunda Kristus Wedi pada Minggu (4/5/2025) pagi.
Dalam kesempatan itu juga dilantik Pembina, Pengurus, dan Pengawas Yayasan Dharma Ibu.
Usai dilantik, DPC WKRI Kabupaten Klaten langsung mengadakan rapat pleno yang digelar di Balai Mandala Gereja Paroki Wedi.
Rapat pleno yang mengusung tema “WKRI DPC Kabupaten Klaten berjalan bersama mewujudkan perempuan berdaya untuk kemajuan gereja dan bangsa” ini dihadiri Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Anggota DPRD Klaten Eko Prasetyo, Camat Wedi Widaya, Kepala Desa Gadungan Amirudin, DPC WKRI Klaten, Perwakilan Pengurus Ranting (Kecamatan) dan Pengurus Anak Ranting (Desa/Kelurahan) WKRI se Kabupaten Klaten, dan undangan lainnya.
Selain itu, juga dihadiri Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Katolik lainnya seperti Pemuda Katolik, Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA), dan Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI) Klaten.
Ketua WKRI Ranting Wedi Ermina Krismarsanti dalam sambutan mengucapkan proficiat kepada DPC WKRI Kabupaten Klaten masa bakti 2025-2028 yang baru saja dilantik.
“Selamat bekerja kepada pengurus baru. Semoga para pengurus baru dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, dapat mewujudkan visi dan misi WKRI. Semoga WKRI DPC Kabupaten Klaten semakin berkembang, berjalan bersama mewujudkan perempuan Katolik yang berdaya untuk kemajuan gereja dan bangsa,” katanya.
Sedang Ketua DPC WKRI Kabupaten Klaten masa bakti 2025-2028, Christina Sri Andayani menyampaikan, jumlah personil DPC WKRI Kabupaten Klaten yang baru saja dilantik ini ada sebanyak 24 orang.
Sampai sekarang, WKRI Klaten memiliki 13 Ranting (Kecamatan) dan 6 Anak Ranting (Desa/Kelurahan).
Ke 13 Ranting itu yakni Ranting Wedi, Pedan, Ceper, Bayat, Cawas, Jogonalan, Kebonarum, Karangnongko, Klaten Utara, Klaten Tengah, Klaten Selatan, Ngawen, dan Kalikotes.
Sedang 6 Anak Ranting ini yaitu Anak Ranting Sumberejo, Demakijo, Tonggalan, Klaten, Bareng, dan Kabupaten.
“WKRI Klaten siap bersinergi dengan berbagai program Pemerintah Kabupaten Klaten, khususnya dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. WKRI akan mengambil bagian dalam program Bela Beli UMKM Klaten yang digagas Pemkab Klaten. Selain itu, WKRI juga sedang mempersiapkan program branding lokal Klaten untuk memperkenalkan produk-produk unggulan kita,” ujarnya.

Christina Sri Andayani menyatakan, WKRI Klaten juga berkomitmen pada program solidaritas ketahanan pangan sebagai bentuk kepedulian terhadap isu strategis yang tengah dihadapi masyarakat, terutama dalam menyikapi tantangan krisis pangan global.
“Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan keluarga dan komunitas di tingkat lokal. Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, WKRI Klaten menyatakan siap mendukung pembangunan daerah melalui semangat pelayanan, solidaritas, dan pemberdayaan masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu Pembina Rohani WKRI Kabupaten Klaten Rama Basilius Edy Wiyanto, Pr dalam arahan mengatakan, sejak dulu, Gereja Katolik sudah mengarahkan umatnya dalam bertindak dan berperilaku. Mgr Soegijapranata misalnya, mengajak umat Katolik untuk menjadi 100 persen Katolik, dan 100 persen Indonesia.
“Jadi umat Katolik itu tidak bisa dilepaskan dari apostolik. Sebab, Gereja sudah menyatu dengan masyarakat. Karena itu ditegaskan ada peran dari kerasulan awam. Peran kerasulan awam itu adalah terlibat untuk mewujudkan kepentingan, kesejahteraan, dan kebaikan bersama (bonum commune). Dan selama ini, hal itu sudah dilakukan Gereja dalam gerak pendidikan, kesehatan, amal sosial, dan lainnya,” ungkap rama.
Rama Edy Wiyanto mengatakan, pelantikan DPC WKRI Klaten ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol dari kesadaran bersama akan pentingnya sinergi.
“WKRI Klaten menyepakati, bahwa kerja sama dengan Pemerintah Daerah Klaten ini adalah wujud kesadaran kolektif untuk membangun masyarakat yang lebih kuat, berdaya, dan inklusif,” tandas rama.

Terkait, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam sambutan menegaskan pentingnya kolaborasi antara elemen masyarakat dan Pemerintah Daerah.
“WKRI memiliki potensi besar untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan sosial, budaya, dan ekonomi Klaten. Terutama dalam mendukung program-program strategis pemerintah. Karena itu, kami mengajak WKRI untuk bersinergi membangun Kabupaten Klaten. Sebab, masih ada banyak permasalahan yang harus ditangani bersama, seperti pemberdayaan UMKM, penataan lingkungan, sampah, stunting, dan sebagainya,” kata Bupati.
Hamenang pun mengaku bersyukur dan berterima kasih karena diundang WKRI dalam kesempatan ini.
“Saya bersyukur, karena diundang langsung (oleh WKRI). Sehingga kita bisa saling menceritakan berbagai upaya untuk wujudkan Klaten yang maju sejahtera dan berkelanjutan. Sekali lagi, saya mengucapkan selamat dan apresiasi kepada DPC WKRI Klaten yang baru saja dilantik. Terima kasih kepada WKRI yang telah mau menjadi mitra Pemerintah Daerah dalam membangun Klaten,” ucap Hamenang.









