WartaKita.org – ASMI Santa Maria Yogyakarta menggelar Masa Orientasi Kampus (MOKA) atau Ospek bagi mahasiswa Baru (MABA) di auditorium kampus setempat dari Rabu sampai Jumat (26-28/8/2020).
Pelaksanaan MOKA tahun 2020 ini diadakan dengan cara yang berbeda dari tahun sebelumnya.
Untuk mencegah penyebaran Covid-19, maka MOKA dilaksanakan dalam dua cara, yaitu online dan offline.
Bagi mahasiswa baru yang berdomisili di luar Yogyakarta dapat mengikuti kegiatan MOKA melalui online. Sedang bagi mahasiswa baru yang berdomisili di Yogyakarta dapat mengikuti MOKA secara offline atau tatap muka.
Jumlah mahasiswa baru yang mengikuti MOKA melalui online ada 26 mahasiswa. Sedangkan yang mengikuti MOKA secara offline ada 32 mahasiswa.
Kegiatan MOKA ini dihadiri oleh para Wakil Direktur III ASMI Santa Maria Yogyakarta, sejumlah dosen, serta mahasiswa baru.
Sejumlah materi disampaikan dalam MOKA selama tiga hari ini. Diantaranya mengenai Sejarah,Visi-Misi, Struktur Organisasias Kampus, Kurikulum setiap Program Studi (Prodi), dan beberapa poin yang perlu diperhatikan oleh mahasiswa baru.
Penutupan MOKA dilakukan pada Jumat (28/8/2020) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti mengunakan masker, menjaga jarak, tidak saling bersentuhan, serta mencuci tangan demi kesehatan bersama.
Seluruh rangkaian acara MOKA ditutup dengan pembagian dan penyematan jas almamater. Penyematan dilakukan oleh Direktur ASMI Santa Maria Yogyakarta Yohanes Surojo kepada perwakilan dari masing-masing Prodi.
Penyematan jas almamater ini disaksikan oleh Wakil Direktur III ASMI Santa Maria Yogyakarta Agnes Erna Wantiastuti serta para mahasiswa baru baik secara langsung maupun online melalui zoom.
Kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama dengan Wadir III dan para mahasiswa baru yang telah mengenakan jas almamater.









