Penambalan 6 Jalur Alternatif Di Klaten Dilakukan, Agar Pengguna Jalan Nyaman Saat Lebaran

Petugas dari Dinas PUPR Klaten menambal ruas jalan Sidowarno-Sambeng yang rusak, Rabu (20/4/2022).

WartaKita.org – Kabar gembira bagi warga dan para pemudik yang akan akan pulang ke kampung halaman di Kabupaten Klaten.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus melakukan penambalan jalan rusak di enam jalur alternatif. Penambalan ruas jalan kabupaten sepanjang 30 km ini ditarget selesai sebelum Lebaran.

Bacaan Lainnya

Sub Koordinator Pemanfaatan dan Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Klaten, Agus Setyana saat memantau penambalan ruas jalan Sidowarno-Sambeng, Rabu (20/4/2022), menjelaskan, jalan kabupaten yang menjadi jalur alternatif itu berada di ruas lintas selatan serta timur Klaten.

Ruas jalan ini meliputi Tegalmas-Srowot, Srowot-Wedi, Wedi-Bayat, Bayat-Cawas, Juwiring-Karangdowo, serta wilayah Kecamatan Wonosari.

“Penambalan jalan ini sudah dilakukan sejak Februari 2022 dan intensitasnya ditambah saat mendekati Lebaran. Dengan penambalan jalan ini diharapkan jalur alternatif sudah mulus saat berlangsung arus mudik 2022,” katanya.

Agus Setyana mengatakan, perbaikan jalur alternatif mudik Lebaran ini dilakukan melalui kegiatan pemeliharaan jalan. Dan untuk mempercepat proses penambalan jalan, maka Dinas PUPR Klaten menerjunkan tiga tim dengan jumlah petugas sebanyak 28 orang.

“Total panjang (jalan yang diperbaiki) hampir 30 km. Kami perkirakan, proses perbaikan jalan sampai 28 April 2022. Karena pada 29 April 2022 sudah memasuki cuti bersama. Mudah-mudahan sampai 28 April 2022 bisa selesai. Sehingga jalur alternatif tersebut sudah aman dan nyaman untuk dilewati,” jelasnya.

Penambalan jalan di Klaten dilakukan dengan menggunakan aspal dingin dan Cold Paving Hot Mix Asbuton (CPHMA).

Agus menyatakan, tidak ada kendala teknis saat proses penambalan jalan. Hanya saja, petugas tak bisa melakukan penambalan pada ruas tertentu karena masuk dalam rencana proyek peningkatan jalan tahun ini.

Agus menambahkan, ada sejumlah ruas jalan yang sudah masuk proses lelang proyek pada tahun ini. Seperti ruas jalan Cawas-Kalisogo, Sidoharjo-Jatin, Jatin-Jelobo, dan ruas jalan lainnya.

“Yang masih proses lelang, kami tidak bisa melakukan proses penambalan. Soalnya akan terjadi double budget anggaran. Jadi yang dikerjakan itu yang tidak ada pada paket lelang. Kemarin, yang sudah ada pemenang lelangnya saya minta untuk melaksanakan semaksimal mungkin sebelum Lebaran,” tandasnya.

Ia menerangkan, penambalan jalan dilakukan dengan menggunakan aspal dingin dan Cold Paving Hot Mix Asbuton (CPHMA). Menurutnya, cara penambalan jalan itu secara kualitas hampir sama dan sistemnya sudah teruji.

“Material ini digunakan pada perbaikan jalan nasional dan jalan provinsi,” tandasnya.

Terkait, warga menyambut baik penambalan jalan yang dilakukan Dinas PUPR Klaten ini.

“Saya senang karena Dinas PUPR Klaten telah menambal jalan yang rusak. Dengan jalan yang kondisinya baik, maka arus lalu lintas akan tambah lancar dan mengurangi risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas,” kata Nanik, warga Kecamatan Wonosari.

Pos terkait