WartaKita.org – Ratusan peserta dari berbagai desa di Kabupaten Klaten mengikuti Workshop Animasi Menuju Indonesia Cerdas Dalam Revolusi Industri 4.0 di Joglo Aspirasi Desa Jungkare, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Selasa (26/2/2019).
Workshop Animasi ini terselenggara berkat kerjasama antara Kementerian Perindustrian RI dan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Endang Srikarti Handayani (ESH).
Workhshop Animasi ini menghadirkan dua narasumber yang mengupas tentang masa depan industri game Indonesia dan industri animasi dan perkembangannya di Indonesia.
Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian RI, Janu Suryanto dalam sambutan menyampaikan, saat ini potensi pasar animasi di Indonesia cukup besar. Hal ini ditunjukkan dengan jumlah penduduk Indonesia yang sekitar 253 juta jiwa dengan kelas menengah mencapai 30 persen dan rata-rata pertumbuhan ekonomi mencapai 6,1 persen dalam 10 tahun terakhir.
Selain itu, pertumbuhan pasar industri media dan hiburan Indonesia juga sangat pesat dimana terdapat 826 layar bioskop, 13 terretrial TV, 12 networking TV, dan 20 TV berbayar.
“Ke depan, kami berharap, studio animasi dalam negeri dapat menghasilkan produk yang dapat bersaing dengan studio animasi kelas dunia,” katanya.
Janu Suryanto menyatakan, Pemerintah terus mendorong perkembangan industri game di Indonesia. Berbagai terobosan juga telah dilakukan Pemerintah.
“Salah satunya dengan penyediaan server di dalam negeri. Sehingga pengguna internet dalam men-download aplikasi atau game tidak harus menggunakan server dari luar negeri seperti Amerika,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota DPR RI Endang Srikarti Handayani menyatakan, dengan masuknya era Industri 4.0, maka generasi muda (millennial) dituntut melek dengan perkembangan teknologi terkini. Karena itu, Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perindustrian RI terus mendorong munculnya wirausaha di industri digital melalui berbagai kegiatan workshop.
“Saya berharap dengan kegiatan workshop animasi ini para generasi millennial semakin melek dengan teknologi. Dan ke depan, akan semakin banyak melahirkan wirausaha industri digital atau start up,” harapnya.
Caleg Partai Golkar dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V ini menuturkan, sebagai wakil rakyat, dia harus peka terhadap perkembangan teknologi dengan memberikan pembekalan kepada generasi millennial.
“Apa yang kita lakukan bersama Kementerian Perindustrian ini merupakan upaya mencapai target Pemerintah untuk mewujudkan Indonesia menjadi negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020. Dan target itu tidak mustahil. Karena karena saat ini jumlah pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 143 juta orang,” ucapnya.
Anggota DPR RI Komisi IV ini menyebut, di era digitalisasi ini media internet menjadi kebutuhan utama bagi banyak orang.
“Selain itu, penggunaan media internet sangat mendukung pengembangan usaha yang dapat mendatangkan keuntungan,” tandasnya.









