WartaKita.org – Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Kadarwati dan Ketua DPRD Kabupaten Klaten Hamenang Wajar Ismoyo memberikan paket sembako dan wedang uwuh kepada warga Desa Jatipuro, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah dan para Relawan Jogoboyo Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten pada Jumat (23/7/2021) sore.
Pada kesempatan itu, Kadarwati dan Hamenang memberikan paket sembako dan wedang uwuh kepada 16 warga Desa Jatipuro yang terpapar Covid-19 yang menjalani isoman di rumah mereka. Sebagian dari bantuan sembako itu diserahkan langsung oleh Kadarwati dan Hamenang. Diantaranya di rumah Aris Budiyanto dan Sri Hadiyanto di Dukuh Gesing, Desa Jatipuro.
Warga dengan senang hati menerima bantuan paket sembako dan wedang uwuh ini. Mereka berterima kasih karena merasa terperhatikan oleh sesamanya. Saking trenyuh-nya, mereka sampai meneteskan air mata atas kepedulian dari dua legislator ini.
Dari Jatipuro, “duet” ibu dan anak ini kemudian mengunjungi Posko Relawan Jogoboyo Kecamatan Trucuk. Di Posko ini, Kadarwati dan Hamenang juga memberikan paket sembako dan wedang uwuh kepada para relawan yang tergabung dalam Tim Kubur Cepat (TKC) Rombongan Pacul Gowang Trucuk itu. Mereka kemudian melihat secara dekat keberadaan posko dan berbincang dengan para relawan.
Dalam perbincangan itu, para relawan menyampaikan sejumlah “keluhan”-nya. Diantaranya mengenai keterbatasan jumlah mobil ambulance dan tidak adanya vel bed (tempat tidur) untuk para relawan.
“Selama ini kami mengalami kekurangan mobil ambulance saat akan pemakaman jenazah. Masak, tim eksekutor, pejuang kemanusiaan naik mobil pick up. Selain itu, di posko ini juga belum ada vel bed (tempat tidur) untuk para relawan. Kalau tidur, kami pakai tikar di lantai. Mohon kami dibantu,” pinta Sahono, Koordinator Relawan Trucuk.

Terkait, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Kadarwati menyampaikan, apa yang mereka lakukan ini merupakan bentuk kepedulian kepada warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah dan para relawan di Kecamatan Trucuk.
“Karena itu, saya mengajak masyarakat untuk melakukan gerakan langsung kepedulian terhadap warga dan relawan. Kita bantu warga yang sedang (menjalani) isolasi mandiri. Kita dengarkan keluh kesah dan apa yang diperlukan para relawan. Kita akan berkoordinasi bersama Pemkab dan Puskesmas. Agar kekurangan itu bisa dipenuhi. Agar apa yang dibutuhkan para relawan tercukupi. Misalnya mengenai tempat tidur (vel bed). Kasihan para relawan kalau tidur di lantai. Nanti bisa masuk angin, dan repot saat bekerja,” katanya.
Menanggapi masih tingginya angka positif Covid-19 di Kabupaten Klaten, Anggota Komisi B DPRD Jawa Tengah ini mengajak warga untuk tetap mengikuti anjuran pemerintah, yaitu mematuhi protokol kesehatan.
“Protokol kesehatan jangan sampai kendor. Tetap jaga jarak dan pakai masker. Semangat gotong royong juga penting. Kita harus jogo tonggo, jogo ati, jogo pikiran, dan jogo rasa. Yang sakit itu adalah saudara kita, tetangga kita. Kalau mereka sakit, kita juga merasakan sakit. Kalau mereka sehat, kita juga merasakan sehat,” tandasnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Klaten Hamenang Wajar Ismoyo berharap, kepedulian masyarakat kepada warga yang terpapar Covid-19 dan relawan bisa tumbuh dan meningkat di masa pandemi ini.
“Prinsipnya adalah saling membantu. Yang sehat membantu yang sakit, yang kaya membantu yang kekurangan. Dan saat mengunjungi posko relawan tadi, teman-teman Relawan Jogoboyo menyampaikan aspirasinya mengenai kekurangan ambulance dan vel bed. Maka untuk kekurangan ambulance akan kita komunikasikan dengan Dinkes (Dinas Kesehatan). Dan untuk vel bed, akan saya cukupi,” ujarnya.









