Paroki Wedi Tetapkan 4 Program Garapan, Inilah Target Dan Sasaran Serta Kegiatan Utamanya…

Pastor Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, Rama Basilius Edy Wiyanto, Pr saat menyampaikan Program Garapan Pastoral Paroki Wedi tahun 2025 di Joglo Saestu Klaten pada Minggu (2/2/2025).

WartaKita.org – Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, Kabupaten Klaten menggelar Pleno Dewan Pastoral Paroki (DPP) di Joglo Saestu Klaten pada Minggu (2/2/2025).

Pleno DPP ini mengusung tema “Mbalur: Ambyur Mbangun Sedulur, Gerak Pastoral Paroki Wedi 2025”.

Bacaan Lainnya

Pastor Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, Rama Basilius Edy Wiyanto, Pr dalam pengantar menyampaikan, pada tahun 2025 ini, fokus pastoral  Keuskupan Agung Semarang (KAS) yaitu “Tinggal dalam Kristus dan Berbuah: Semakin Katolik dan Semakin Apostolik di Tengah Perubahan Masyarakat”.

Terkait fokus pastoral tersebut, maka Program Garapan Pastoral Paroki 2025 ada empat, yaitu Gerakan Mbalur, Penyegaran atau Kursus Katekis, Kado Berkat (Keluarga Suka Berdoa dan Berbagi Berkat), dan Keluarga Merawat Iman.

Rama Edy menjelaskan, untuk Gerakan Mbalur, maka target dan sasarannya yaitu 1) Tersedia profile 70 komunitas (paguyuban) teritorial, struktural atau fungsional, dan kategorial di Paroki Wedi terdokumentasikan. 2) 70 Komunitas mengadakan udar gagasan dan konsolidasi internal. 3) 70 paguyuban mendapat penyegaran spiritualitas dan semangat kerasulan. 4) Pertemuan paguyuban dengan materi sosialisasi program, sharing pelaksanaan program dan Perayaan Ekaristi bersama seluruh anggota paguyuban-paguyuban. 5) Ada sarasehan penegasan semangat merasul di masing-masing lingkungan dan gerakan keterlibatan umat lingkungan di tengah masyarakat. Dan 6) Ada festival kreasi paguyuban sebagai selebrasi penguatan dan perwujudan semangat merasul

Sedang untuk kegiatan utama berupa 1) Sosialisasi Gerakan Mbalur dan penguatan 70 paguyuban paroki. 2) Profiling paguyuban paroki, (dan) sarasehan masing-masing paguyuban. 3) Novena Menjelang HUT, membantinkan semangat kekatolikan dan kerasulan. 4) Aksi solidaritas paguyuban pada masyarakat (Gerakan Ambyur Ketampa). 5) Selebrasi festival kreasi paguyuban dan pesta paduan suara kategorial. Dan 5) Misa paguyuban-paguyuban paroki.

Untuk penyegaran atau kursus katekis, maka target dan sasarannya yaitu 1) 150 Calon katekis mengalami penyegaran pemahaman iman. 2) Terjadi 10 kali pendampingan dan penyegaran wawasan calon katekis. 3) Terjadi katekese di lingkungan-lingkungan paroki dari para katekis yang disegarkan. 4) Terjadi penyegaran dan perjumpaan katekis dengan katekis dari paroki lain. Dan 5) Terjadi pemaknaan pengalaman berkatekese

Sedang kegiatan utama berupa 1) Kursus dan Penyegaran Katekis. 2) Katekis Mengajar di Lingkungan. 3) Pertemuan Katekis lintas Paroki. Dan 4) Pemaknaan pengalaman Katekese Katekis.

Untuk Kado Berkat (Keluarga Suka Berdoa dan Berbagi Berkat), maka target dan sasarannya yaitu 1) Terdampingi dalam kegiatan Kado Berkat 150 anak dari 100 kepala keluarga (KK). 2) Terjadi penguatan kemampuan 100 orangtua PIA untuk mendampingi iman anak di keluarga. 3) Terjadi pelibatan anak PIA di lingkungan masing-masing. Dan 4) Terjadi acara kebersamaan anak, orang tua dan pendampingan PIA dan PIR se paroki.

Sedang kegiatan utama berupa 1) Misa Pembukaan Kado Berkat. 2) Novena dan Dongeng cerita dari Kitab Suci. 3) Parenting. 4) Doa di lingkungan. Dan 5) Puncak Kado Berkat.

Untuk Keluarga Merawat Iman, target dan sasarannya yaitu 1) Terdampingi 3 KK setiap lingkungan (36 lingkungan x 3 = 108 KK). 2) Terjadi kebiasaan doa bersama di keluarga yang didampingi. Dan 3) Peningkatan keaktifan dalam acara lingkungan.

Sedang kegiatan utama berupa 7 kali Rekoleksi Keluarga.

“Di Program Garapan Pastoral Paroki 2025 ini, total ada 23 kegiatan dengan anggaran Rp211.790.000,” kata Rama Edy.

Pos terkait