
WartaKita.org – Paroki Santa Perawan Maria Bunda Penasehat Baik Wates, Kabupaten Kulon Progo mengadakan lomba menghias altar di rumah beberapa waktu lalu.
Lomba kreatif ini diadakan untuk menanggapi kerinduan umat yang tidak bisa mengikuti perayaan Ekaristi secara langsung. Karena Ekaristi dilakukan secara live streaming atau online, maka para keluarga secara kreatif menciptakan altar sendiri di rumah mereka.
Ada 128 peserta yang mengikuti lomba menghias altar di rumah ini. Peserta lomba berasal dari berbagai daerah. Seperti dari daerah Kulon Progo, Yogyakarta, Klaten, Ketapang (Kalimantan Barat) Papua, dan lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa antusiasme umat dalam mengikuti lomba menghias altar di rumah ini sangat tinggi.
Setelah panitia lomba mengadakan seleksi dan penilaian, maka kreasi dari Rosalia Sulastri dari Paroki Santa Maria Assumpta Cawas (Kabupaten Klaten) ditetapkan menjadi Juara Pertama.
Penyerahan hadiah kepada pemenang dilakukan di Paroki Cawas pada Rabu (6/5/2020). Hadiah diterima oleh Pastor Paroki Maria Assumpta Cawas Rama Alexander Joko Purwanto Pr.
Rama Joko Purwanto pun mengapresiasi lomba menghias latar di rumah yang digagas oleh Gembala Paroki Wates, yaitu Rama Petrus Agoeng Nugroho Pr dan Rama Heribertus Suprihadi Pr ini.
“Ide para rama ini sangat kreatif. Lomba menghias altar ini untuk mengajak umat ikut terlibat dalam perayaan Ekaristi. Karena Keuskupan Agung Semarang (KAS) mengajak umat untuk tetap di rumah, maka kesempatan ini digunakan untuk memancing kreativitas dan keterlibatan umat dalam mengikuti misa live streaming,” katanya.
Rama Joko Purwanto menyatakan, kendati mengikuti Ekaristi dari rumah, namun umat tetap melaksanakannya dengan segenap hati melalui persiapan batin dan suasana yang dibangun agar doa dilakukan dengan khusuk.
Karena itu, Rama Joko berharap kepada umat Cawas untuk tetap beraktivitas kendati di rumah. Umat diajak untuk terus kreatif membuat berbagai terobosan dalam menghadapi situasi pandemi covid-19 ini.
“Nek awak gelem obah, mesti dadi berkah (kalau kita mau bergerak, pasti akan jadi berkat),” pesannya.

Sementara itu, Rosalia Sulastri mengaku tidak menyangka bisa mendapatkan juara pertama lomba menghias altar di rumah ini.
“Kami tidak menduga bisa mendapat juara pertama. Kami di rumah mengikut misa live streaming setiap hari lewat youtube yang disiarkan dari Paroki Cawas. Maka, kami membuat dan menghias altar supaya bisa berdoa dengan baik,” ujarnya.
Rosalia Sulastri menambahkan, dia tahu ada lomba menghias altar di rumah itu setelah Rama Paroki Cawas nge-share berita itu di grup WhatsApp (WA).
“Sebenarnya kami hanya iseng-iseng mengirimkan foto altar di rumah. Kami tidak berpikir untuk mendapat juara. Tetapi ternyata…, puji Tuhan, kok malah mendapat juara. Terima kasih atas hadiah yang tak terduga ini,” paparnya.









