Warta Kita.org – Sekitar 20 orang alumni SMP Muhammadiyah 2 Lendah (Mudah), Kabupaten Kulon Progo, DIY menghadiri acara temu kangen di Warung Apung Nila Sari Rawa Jombor yang berada di Dukuh Tobong, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten pada Minggu (1/2/2026) pagi.
Acara silaturahmi yang bertajuk “Kumpul Konco Bareng Pak De Haji Sudirin” ini diikuti para alumni SMP Muhammadiyah 2 Lendah lintas angkatan.
Ketua Alumni SMP Muhammadiyah 2 Lendah Agus Amarullah menyampaikan, SMP Muhammadiyah 2 Lendah berdiri tahun 1965. Dulunya bernama SMP Muhammadiyah Gegulu. Dan mulai tahun 1992, berubah menjadi SMP Muhammadiyah 2 Lendah.
“Saat ini, jumlah alumni SMP Muhammadiyah 2 Lendah sudah ribuan dan tersebar di berbagai daerah. Sedang jumlah alumni yang aktif sekitar 150 orang. Ini alumni lintas angkatan. Sementara jumlah alumni masing-masing angkatan bervariasi,” katanya.
Agus Amarullah menyatakan, para alumni SMP Muhammadiyah 2 Lendah ini memiliki sejumlah tugas dan tanggung jawab moral.
Pertama, menjalin silaturahmi antar alumni. Karena itu, belum lama ini, beberapa alumni sekolah reuni ke Lampung. Sebab, ada beberapa alumni yang tinggal di sana. Ada sekitar 10 sampai 15 alumni. Bahkan, ada yang menjadi Kepala Desa (Kades) di Lampung.
Kedua, menjalin silaturahmi melalui berbagai pertemuan. Disamping pertemuan masing-masing angkatan, alumni secara keseluruhan (lintas angkatan) juga menyelenggarakan kegiatan, seperti syawalan dan reuni akbar, dengan mengumpulkan alumni yang tersebar di berbagai daerah di luar DIY.
“Dan peran yang lebih signifikan lagi, kami terus memajukan sekolah. Alumni menjadi pendamping sekolah, dari sisi ekstrakurikuler dan intrakurikuler,” ujarnya.
Tak hanya itu, alumni juga hadir berkontribusi kepada sekolah.
“Setiap bulan kami mengumpulkan donasi khusus untuk kemajuan sekolah. Setiap bulan bisa terkumpul dana sampai Rp3 juta. Disamping ada sumbangan-sumbangan yang lain,” ungkapnya.
Mewakili para alumni lainnya, Agus Amarullah mengaku bersyukur bisa bersilaturahmi ke alumni SMP Muhammadiyah 2 Lendah, yaitu Sudirin. Salah satu warga yang banyak berkontribusi untuk masyarakat Kabupaten Klaten, dengan menjadi relawan PMI, dan sebagainya.
“Pak Haji Sudirin ini adalah salah satu putra terbaik dari SMP Muhammadiyah 2 Lendah. Beliau punya peran di masyarakat. Dan yang penting, alumni SMP Muhammadiyah 2 Lendah ini bisa menebarkan kebaikan,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Agus mengaku sangat takjub saat melihat perkembangan Rawa Jombor ini.
“Dulu, di tahun 1985, saya KKN (kuliah kerja nyata) di Desa Kebon, Kecamatan Bayat. Dulu belum ada apa-apa, sekarang sudah luar biasa. Sukses untuk Klaten, dan juga untuk Rawa Jombor. Semoga selalu terjalin silaturahmi antara alumni ( SMP Muhammadiyah 2 Lendah) dengan masyarakat di Kabupaten Klaten. Sedang untuk Pak Haji Sudirin, kami mendoakan semoga selalu sehat, panjang umur, murah rezeki, dan sukses,” ucapnya.
Sedang Sudirin mengaku senang dengan kegiatan silaturahmi antar alumni SMP Muhammadiyah 2 Lendah ini.
“Kegiatan silaturahmi seperti ini perlu dilanjutkan. Karena sangat bagus. Sangat bermanfaat. Silaturahmi itu bisa memperpanjang umur, melapangkan rezeki, mempererat persaudaraan, dan sebagainya. Maka silaturahmi ini perlu dilanjutkan,” tandasnya.
Sudirin menambahkan, dirinya memilih tempat atau ajang silaturahmi ini Rawa Jombor karena permintaan para alumni.
“Mereka pengin tahu Rawa Jombor itu seperti apa. Makanya, kita adakan di sini. Sekalian untuk mempromosikan Rawa Jombor kepada masyarakat yang berada di luar Kabupaten Klaten,” jelasnya.

Acara silaturahmi ini berlangsung hangat, santai, dan penuh kekeluargaan. Untuk menyemarakkan suasana, mereka dihibur musik organ tunggal. Para alumni juga dipersilahkan untuk menyanyi secara bergantian.
Usai makan bersama, para alumni naik perahu mengelilingi Rawa Jombor.
Ada kegembiraan dan sukacita menyelimuti para almuni.
Acara diakhiri dengan lagu Kapan-Kapan milik Koes Plus yang dinyanyikan bersama di atas perahu.









