WartaKita.org – Anak-anak PIA – PIR Paroki Santa Maria Assumpta Cawas, Kabupaten Klaten melakukan kunjungan ke Rumah Formasi SSCC (Kongregasi Hati Kudus Yesus dan Maria) Yogyakarta pada Minggu (15/6/2025).
Rombongan PIA – PIR Paroki Cawas berkumpul di halaman pasturan Gereja Paroki Cawas pada pukul 08.00 pagi. Bersama kakak pendamping, anak-anak PIA PIR Paroki Cawas akan melakukan perjalanan ziarah bersama Tim Pelayanan Promosi Panggilan.
Kabid Pewartaan Paroki Cawas Yulius Rudianto mengatakan, program kerja kunjungan ke Rumah Formasi SSCC Yogyakarta ini bertujuan agar semakin banyak anak yang mengenal tetang panggilan menjadi imam, biarawan dan biarawati.
Diawali dengan doa dan berkat dari Rama Simon Atas Wahyudi, Pr, rombongan berangkat pada pukul 08.15 WIB.
Rombongan sampai di Rumah Formasi SSCC pada pukul 10.00 WIB. Mereka disambut hangat dan penuh keceriaan oleh para frater dan suster di Rumah Formasi SSCC Yogyakarta.
Acara dibuka dengan doa yang dipimpin oleh Mario Dwi Respatio.
Selanjutnya, sambutan dari Tim Pelayanan Promosi Panggilan Paroki Cawas, Florentina Untari Wijiningsih.
“Terima kasih, kami telah diperkenankan untuk sowan di sini. Kami kula nuwun, dan juga memasrahkan anak-anak untuk diajari dan dikenalkan tentang panggilan menjadi imam, biarawan dan biarawati, terutama di Kongregasi SSCC ini,” ucap Florentina.
Sedang Rektor Skolastikat SSCC Rama Yosef Barnabas Rianghepat, SSCC dalam sambutan menyatakan, kegiatan misi panggilan ini baik untuk anak-anak.
“Sehingga anak-anak menjadi mengenal lebih dekat dan merasakan panggilan sejak dini,” ujar rama.
Sementara itu Suster Agnes Tri Endarti, SSCC menyampaikan, panggilan itu datang dari hati dan Kongregasi SSCC juga melayani dengan hati.
Dalam acara itu, Frater Andre, SSCC memberikan presentasi yang baik dan mudah dimengerti oleh anak-anak tentang Kongregasi SSCC, sejarah, tujuan, sasaran pelayanan, dan juga cara masuk menjadi suster ataupun imam SSCC.
Acara berlangsung penuh sukacita. Anak-anak menyukai setiap permainan dan dinamika yang dipandu oleh Frater Albertus Eric Septianto Putro, SSCC. Ada game BBS atau Betul Betul Salah. Di game ini, anak-anak dituntut untuk konsentrasi dan kompak.
Lalu dilanjutkan dengan tour home. Anak-anak diajak berkeliling dan mengenal setiap ruang yang ada di sana. Ada ruang makan, dapur, ruang tidur, ruang doa dan sebagianya.
Setelah tour home dilanjutkan dengan game lagi. Kali ini game online yang sangat diminati anak-anak, tetapi diganti konsepnya berupa kuiz. Yang cepat dan benar itulah pemenangnya.
Ada 5 kelompok yang bertanding, yaitu kelompok Paulus, Petrus, Benedictus, Theresia dan Fransiskus. Semua kelompok mendapat hadiah, selain yang mendapat juara 1, 2 dan 3. Jadi anak-anak semakin gembira.
Ada juga game edukatif seperti menyebutkan 10 Perintah Allah.

Waktu berlalu tidak terasa, hingga tiba waktunya makan siang. Antusias anak-anak pun luar biasa.
“Hmmm… masakannya enak, sambelnya juga enak. Aku habis banyak,” ungkap Leo Rossi Sancoko, salah satu anak PIA PIR Paroki Cawas.
Akhirnya, sampailah di penghujung acara. Mereka pun berpamitan yang diwakili oleh Koordinator PIA – PIR Paroki Cawas, Antonia Ririn Setyaningsih.
“Kami menyampaikan banyak terima kasih atas sambutan yang hangat dan penuh kasih. Semoga kelak ada anak yang terpanggil untuk menjadi imam, suster atau bruder di sini,” ucapnya.
Acara ditutup dengan doa oleh Frater Albertus Eric Septianto Putra SSCC dan diakhiri dengan berkat penutup dan perutusan dari Rama Oscar Jegaut, SSCC.
Dalam perjalanan pulang, rombongan mampir ke Taman Doa Di Bawah Salib Yesus Pring Wulung, Yogyakarta.
Semoga dari kegiatan kunjungan ini tumbuh benih panggilan dalam hati anak-anak PIA – PIR Paroki Cawas.









