Mensyukuri Pendampingan Tuhan, Dewan Harian Dan Kaling Paroki Wedi Kunjungi Rama Sepuh Dan Ziarah Ke Gua Maria Tritis

Dewan Harian Pastoral dan Paguyuban Kaling Paroki Wedi berfoto bersama dengan para rama sepuh yang tinggal di Wisma Domus Pacis Seminari Tinggi Santo Paulus Kentungan, Jumat (19/11/2021).

WartaKita.org – Ada banyak cara bisa dilakukan umat untuk mensyukuri rahmat pendampingan Tuhan.

Dewan Harian Pastoral Dan Paguyuban Ketua Lingkungan (Kaling) Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, Kabupaten Klaten memilih cara dengan mengunjungi para imam (rama) sepuh (dan menderita sakit) di Wisma Domus Pacis Seminari Tinggi Santo Paulus Kentungan, Yogyakarta dan berziarah ke Gua Maria Tritis di Padukuhan Bulu, Kalurahan Giring, Kapanewon Paliyan, Kabupaten Gunungkidul, Jumat (19/11/2021).

Bacaan Lainnya

Rombongan dari Paroki Wedi ini berangkat sekira pukul 07.10 WIB, dan tiba di Seminari Tinggi Santo Paulus Kentungan pukul 08.10 WIB. Kedatangan pengurus Gereja ini disambut oleh Rektor Seminari Tinggi Santo Paulus Kentungan, Rama Florentinus Hartanto, Pr. Kemudian, mereka dipersilahkan masuk ke salah satu ruangan yang ada di wisma rama sepuh itu.

Ketua Paguyuban Ketua Lingkungan (Kaling) Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, Theresia Budi Wahyuni menjelaskan, kunjungan Dewan Harian Pastoral dan Paguyuban Kaling ini untuk mensyukuri rahmat pendampingan Tuhan selama mereka dipercaya untuk melayani umat.

“Kunjungan kami ke sini (Wisma Rama Sepuh) ini sebagai wujud perhatian kami kepada kepada para rama sepuh, yang (dulu) telah berkarya mendampingi umat. Wujud perhatian ini kami nyatakan dengan penuh rasa cinta. Kami juga selalu mendoakan para rama agar selalu dalam pendampingan Tuhan. Sebagai tanda cinta kami, maka kami membawa sedikit oleh-oleh untuk para rama. Kiranya para rama berkenan untuk menerima,” katanya.

Mewakili para rama sepuh lainnya, Rama Dominicus Bambang Sutrisno, Pr mengucapkan terima kasih atas kunjungan Dewan Harian Pastoral dan Paguyuban Kaling Paroki Wedi ini.

“Terima kasih atas kunjungan dari umat Paroki Wedi ini. Perlu saya sampaikan, di Wisma Rama Sepuh ini sekarang ada 11 rama, termasuk Mgr Blasius Pujaraharja (Uskup Emiritus Ketapang). Dan yang masih bisa berjalan ada dua rama. Di sini, ada 13 karyawan, dan enam diantaranya adalah non Katolik. Ada tujuh karyawan yang melayani kami 24 jam,” jelas rama.

Di akhir acara kunjungan, rombongan dari Paroki Wedi memberikan bantuan beras dan tali asih untuk Wisma Rama Sepuh. Bantuan tali asih ini diserahkan Theresia Budi Wahyuni dan diterima oleh Rama Florentinus Hartanto, Pr.

“Saya terima bantuan tali asih ini dengan mesem, kanthi gambira,” ucap Rama Hartanto.

Dewan Harian Pastoral dan Paguyuban Kaling Paroki Wedi nyekar di makam para rama yang dimakamkan di komplek Seminari Tinggi Santo Paulus Kentungan, Jumat (19/11/2021).

Kemudian, rombongan dari Paroki Wedi ini berziarah ke makam para rama yang dimakamkan di komplek Seminari Tinggi Santo Paulus Kentungan itu. Sebelum nyekar, diadakan doa dan pemberkatan bunga tabur yang dilakukan oleh Rama Emanuel Maria Supranowo, Pr.

Dari Kentungan, rombongan dari Paroki Wedi ini kemudian bertolak ke Gua Maria Tritis di Kabupaten Gunungkidul. Di Gua Maria Tritis, mereka mengadakan perayaan Ekaristi yang dipersembahkan oleh Rama Aloysius Gonzaga Luhur Prihadi, Pr.

Suasana perayaan Ekaristi di Gua Maria Tritis, Jumat (19/11/2021).

Rama Luhur dalam homili menjelaskan, ada nilai-nilai peziarahan saat umat Katolik melakukan ziarah ke gua Maria, taman atau tempat doa, dan sebagainya.

Pertama, mempersiapkan hidup menuju Allah. Kedua, menggali spiritualitas tempat ziarah yang dikunjungi. Karena setiap tempat ziarah tentu mempunyai kekhususan dan spiritualitasnya masing-masing. Ketiga, umat diingatkan akan kesatuan gereja yang satu, Katolik, dan Apostolik. Dan keempat, umat diutus untuk mewartakan imannya.

“Dalam setiap kali ziarah, umat disadarkan untuk tidak hanya menikmati indahnya tempat peziarahan itu. Tetapi juga diutus untuk mewartakan pengalaman iman kita ke keluarga, komunitas, lingkungan, dan sebagainya,” terang rama.

Dalam kesempatan Ekaristi itu, juga diadakan kolekte. Kolekte dapat terkumpul Rp723 ribu dan langsung diserahkan ke Pengelola Peziarahan Gua Maria Tritis.

Dewan Harian Pastoral dan Paguyuban Kaling Paroki Wedi berfoto bersama usai merayakan Ekaristi di Gua Maria Tritis, Jumat (19/11/2021).

Usai Ekaristi, rombongan makan bersama di Pondok Emaus. Mereka menikmati makan siang dengan berbagai menu yang telah disiapkan pengelola peziarahan.

Selanjutnya, rombongan berekreasi ke Pantai Baron, Gunungkidul. Namun karena kondisi Pantai Baron tidak memungkinkan, maka rombongan langsung pulang ke Wedi.

Pos terkait