Meninggal, Warga Pesu, Wedi Mendapat Santunan JKM Rp42 Juta Dari BPJS Ketenagakerjaan, Meski Baru 1 Bulan Jadi Peserta  

Kepala Desa Pesu Budi Hartono (kiri) didampingi Agency Director Bimantoro Agency bpjamsostek, Bayu Wiwoho (kedua dari kiri) secara simbolis menyerahkan santunan jaminan kematian sebesar Rp42 juta kepada ahli waris almarhum Bunyamin Ari Rudanto, Minggu (10/9/2023) siang.

WartaKita.org – BPJS Ketenagakerjaan melalui Bimantoro Agency bpjamsostek menyalurkan santunan jaminan kematian (JKM) kepada kepada ahli waris dari almarhum Bunyamin Ari Rudanto (48), warga Dukuh Mawen, Desa Pesu, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten pada Minggu (10/9/2023) siang.

Bunyamin Ari Rudanto meninggal pada hari Minggu (10/9/2023) pukul 00:15 WIB di RS Moewardi Solo. Jenazah Bunyamin Ari Rudanto dimakamkan di Pemakaman Dukuh Pesu, Desa Pesu pada hari Minggu (10/9/2023) pukul 12.00. Sebelumnya dilakukan Kebaktian Pemakaman di GKBI Pesu pada pukul 11.30 WIB.

Bacaan Lainnya

Santunan jaminan kematian sebesar Rp42 juta secara simbolis diserahkan oleh Agency Director Bimantoro Agency bpjamsostek, Bayu Wiwoho kepada Kepala Desa (Kades) Pesu Budi Hartono, dan kemudian diberikan kepada ahli waris almarhum Bunyamin Ari Rudanto.

Agency Director Bimantoro Agency bpjamsostek, Bayu Wiwoho menyampaikan, pihaknya berterima kasih kepada Pemerintah Desa Pesu yang telah menjadi pelopor di Kecamatan Wedi untuk mengikutkan seluruh warganya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Penyerahan santunan jaminan kematian yang tidak lebih dari 24 jam setelah peserta meninggal ini merupakan komitmen Bimantoro Agency bpjamsostek untuk memberikan fasilitas One Day Service (pelayanan satu hari) kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan atas klaim yang berhak diterimanya, khususnya yang ada di Desa Pesu,” katanya.

Karena itu, Bayu Wiwoho mengimbau dan berharap kepada desa-desa lainnya untuk mengikuti jejak Desa Pesu ini, yaitu mengikutkan seluruh warganya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 2 tahun 2021 dan Surat Edaran Bupati Klaten bahwa Negara ingin hadir di setiap kedukaan masyarakat, khususnya warga di Kabupaten Klaten,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Desa Pesu Budi Hartono mengatakan, mulai Agustus 2023, Pemerintah Desa Pesu telah mendaftarkan sebanyak 447 warga menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Mereka adalah perwakilan dari setiap Kepala Keluarga (KK). Atau dengan kata lain, hanya satu warga dari setiap KK yang didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Salah satunya adalah almarhum Bunyamin Ari Rudanto.

“Kita berharap, nantinya semua warga Desa Pesu bisa didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kalau target peserta kedepannya, ya sesuai DPT (daftar pemilih tetap), yaitu sekitar 1300-an. Kalau DPT dikurangi warga kita yang usianya 65 tahun ke atas, ya sekitar 1200-an,” terangnya.

Budi Hartono menjelaskan, ada sejumlah alasan mengapa Pemdes Desu mendaftarkan warganya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Kita melihat di BPJS Ketenagakerjaan ini ada banyak program jaminan sosial. Maka kita mencoba mendaftarkan satu orang per kepala keluarga menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Satu dulu. Karena manfaat BPJS Ketenagakerjaan ini sangat bagus sekali. Ada jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan untuk orangtua yang meninggal dan masih punya anak sekolah itu akan dijamin dari BPJS Ketenagakerjaan, dan sebagainya,” ungkapnya.

Budi Hartono berharap, dengan adanya BPJS Ketenagakerjaan ini bisa memberikan jaminan kepada warga mereka yang meninggal. Walaupun pihaknya juga tidak berharap ada warga Desa Pesu meninggal.

“Tetapi kita cuma menjaminkan warga Desa Pesu. Karena umur (hidup) itu ditentukan dari Tuhan. Maka kita menjaminkan (santunannya) untuk diberikan kepada anak atau ahli warisnya,” tandasnya.

Dengan melihat banyaknya manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan ini, maka Pemdes Pesu berharap, semua warga bisa meneruskan iuran mereka sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Karena kita cuma bisa menjaminkan sampai bulan ke tiga. Jadi dengan sosialisasi di tingkat RT besok, harapannya, semuanya bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Pos terkait