Meninggal, Perangkat Desa Kebonharjo Terima Santunan Rp115 Juta Dari BPJS Ketenagakerjaan, Heru: Anak Almarhum Dapat Beasiswa Sampai Kuliah  

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten Heru Siswanto (paling kanan) menyerahkan santunan kepada anak almarhum Jaka Sarwana yaitu Devian Aldo Firmansyah yang didampingi Adikara Gilang Alfiansyah, Rabu (13/9/2023).

WartaKita.org – Kabar duka menyelimuti masyarakat Desa Kebonharjo, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten dan sekitarnya.

Ya, Perangkat Desa Kebonharjo, Jaka Sarwana (57) meninggal dunia pada hari Selasa Legi (12/9/2023) pukul 11.45 WIB di rumah duka, Dukuh Lorpasar RT 04 RW 02, Desa Kebonharjo.

Bacaan Lainnya

Jenazah almarhum Kepala Dusun (Kadus) 1 Desa Kebonharjo ini dimakamkan pada Rabu Pahing (13/9/2023) pukul 10.00 WIB di Makam Timur SDN Kebonharjo.

Almarhum Jaka Sarwana meninggalkan Nindyah Maryuni (istri) dan tiga anak, yaitu Dicky Dewa Syahputra dan Ari Susiyani (menantu), Adikara Gilang Alfiansyah, serta Devian Aldo Firmansyah.

Berpulangnya Jaka Sarwana ini menjadi kabar duka bagi keluarga, sanak saudara, masyarakat sekitar dan para Kepala Desa serta Perangkat Desa se Kecamatan Polanharjo. Karenanya, mereka pun datang melayat untuk mendoakan dan mengantarkan almarhum ke peristirahatan terakhirnya.

Kepala Desa Kebonharjo Sukamto dalam atur pambagya menyampaikan, Pemerintah Desa (Pemdes) Kebonharjo merasa kehilangan dengan berpulangnya Jaka Sarwana. Karena selama ini, almarhum dikenal sebagai Perangkat Desa yang berkinerja baik.

“Terima kasih atas kehadiran panjenengan semuanya. Apabila semasa hidupnya, almarhum ada kesalahan, mohon dimaafkan. Semoga almarhum meninggal dengan husnul khotimah. Sedang keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan tawakal,” katanya.

Sedang Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Klaten Bambang Heru Subrata dalam atur panglipur mengatakan, PPDI Klaten turut berduka atas meninggalnya Jaka Sarwana. Karena almarhum Jaka Sarwana ini adalah anggota PPDI Kabupaten dan juga Yayasan Nayaka Praja Manunggal.

“Kemarin kami mendapat kabar lelayu, bahwa mas Jaka Sarwana meninggal dunia. Berita itu lalu di-share ke PPDI seluruh Indonesia. Semoga dengan doa Perangkat Desa se Indonesia, tidak hanya PPDI se Kabupaten Klaten, semua dosa dan kesalahan almarhum diampuni Tuhan. Semoga semua amal baiknya diterima Tuhan. Dan semoga almarhum meninggal dengan husnul khotimah,” ujarnya.

Prosesi pemberangkatan jenazah almarhum Jaka Sarwana ke peristirahatan terakhirnya di Makam Timur SDN Kebonharjo, Rabu (13/9/2023).

Pada kesempatan itu, Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten menyerahkan santunan sebesar Rp115.027.375 kepada ahli waris almarhum.

Penyerahan santunan diberikan langsung oleh Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten Heru Siswanto kepada anak almarhum Jaka Sarwana yaitu Devian Aldo Firmansyah yang didampingi Adikara Gilang Alfiansyah.

Santunan sebesar Rp115.027.375 terdiri dari santunan jaminan kematian (JKM) Rp42 juta, jaminan hari tua (JHT) Rp1.318.375, jaminan pensiun (JP) Rp2.709.000, dan beasiswa untuk 1 orang anak (maksimal) Rp69 juta yang diterimakan berkala setiap tahun.

Selain itu, PPDI Kabupaten Klaten juga menyerahkan dana purna tugas dan tali asih Perangkat Desa sebesar Rp10 juta oleh Yayasan Nayaka Praja Manunggal PPDI Kabupaten Klaten.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten Heru Siswanto berpesan kepada Devian Aldo Firmansyah untuk terus bersekolah, bahkan sampai selesai kuliah.

“Saya berpesan kepada Aldo untuk terus bersekolah. Bahkan kalau mau, harus sampai selesai kuliah. Karena BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan beasiswa kepada ananda Aldo ini. Beasiswa akan diberikan secara berkala setiap tahun. Ini adalah bukti, bahwa Negara (dalam hal ini BPJS Ketenagakerjaan) hadir di tengah-tengah masyarakat. BPJS Ketenagakerjaan membantu kerepotan atau permasalahan yang dialami peserta,” tandasnya.

Pos terkait