Manfaatkan Tanah Kas Desa, Warga Bogem Budidaya Melon Dengan Sistem Green House, Hasilnya Luar Biasa

Rudi Raharjo menunjukkan melon hasil budidaya dengan sistem green house di Desa Bogem, Jumat (6/1/2023).

WartaKita.org – Pemerintah Desa Bogem, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten memanfaatkan tanah kas desa untuk budidaya melon dengan sistem green house. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan pendapatan asli desa (PADes) setempat.

Kepala Desa Bogem Tri Raharja menjelaskan, dalam satu tahun, pemanfaatan lahan kas desa ini mampu menghasilkan tiga kali panen buah melon. Dan saat ini merupakan panen yang kedua kalinya.

Bacaan Lainnya

“Untuk panen yang pertama, kita bisa menghasilkan hingga Rp30 juta. Selain untuk meningkatkan PADes, pemanfaatan lahan kas desa ini juga dapat menciptakan lapangan pekerja bagi warga desa,” katanya.

Tri Raharja menyampaikan, ada tiga jenis buah melon yang ditanam. Diantaranya adalah jenis intanon.

“Untuk penjualan melon, sudah ada pembeli yang akan membeli hasil panen kita. Pembeli itu datang dari daerah Surabaya, Yogyakarta, Solo Raya, dan sebagainya,” ujarnya.

Sedang petani muda yang merawat tanaman melon dengan sistem green house, Rudi Raharjo menyatakan, untuk perawatan tanaman melon sangat rumit jika memasuki masa tanam dan penyerbukan bunga. Saat itu, tanaman melon harus bebas dari hama agar hasilnya maksimal.

“Untuk mengantisipasi hama, maka green house ditutup plastik di bagian samping dan atas. Sedang di bagian bawah ditutup terpal,” terangnnya.

Pada panen raya melon kali ini, ada pembeli dari Ponpes tasikmalaya. Rombongan ini membeli melon secara langsung ke green house sebanyak 2  kwintal

“Kami membeli melon langsung ke sini. Ini sekaligus untuk belajar terkait pertanian melon. Nantinya, ilmu yang kami dapat di sini akan kami terapkan di lahan pertanian milik Ponpes di Tasikmalaya,” jelas Azim, pembeli melon dari Ponpes Tasikmalaya.

Pos terkait