Lestarikan Satwa, PGEKMI Lepaskan 60 Burung Ke Alam Bebas Di Sengonkerep

Pelepasan burung di Dukuh Sengonkerep, Selasa (11/8/2020).

WartaKita.org – Perkumpulan Gagak Emprit Kicau Mania Indonesia (PGEKMI) bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat sekitar melepas 60 burung di Dukuh Sengonkerep, Desa Sampang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY pada Selasa (11/8/2020).

Pelepasan burung ke alam bebas ini dalam rangka mengembalikan kelestarian alam sekitar.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini diisi dengan doa, kata sambutan, pelepasan burung dan ditutup dengan santap bersama.

Anggota Perkumpulan Gagak Emprit Kicau Mania Indonesia, Sulis mengatakan, pelepasan burung ini berawal dari kerinduan warga Kecamatan Gedangsari akan suara kicauan burung yang belakangan ini tidak dapat didengarkan lagi karena maraknya pemburuan burung di wilayah itu. Hal ini mendorong masyarakat Dukuh Sengonkerep untuk kembali melestarikan keberadaan burung tersebut.

“Masyarakat Dukuh Sengonkerep bersukacita atas pelepasan burung ini. Dan kami berharap, masyarakat dapat menjaga kelestarian lingkungan. Dengan demikian, populasi burung di daerah Gedangsari dapat meningkat,” katanya.

Sementara itu anggota Polsek Gedangsari, Ari menjelaskan, tujuan dari pelepasan burung ini dalam rangka melestarikan lingkungan hidup dan satwa yang mulai langka dan punah.

“Jadi, burung-burung ini kita bebaskan untuk melestarikan lingkungan. Harapan kami, mari kita jaga dan kita rawat bersama-sama. Khususnya satwa burung yang sudah langka,” ujarnya.

Pos terkait