Kunjungi Desa Pasung, Rombongan Dispora Gresik Kagumi Pengelolaan Agrowisata Dan Pemancingan Tirto Mili

Rombongan dari Dispora Gresik berfoto bersama Camat Wedi dan Kades Pasung saat mengunjungi Agrowisata dan Pemancingan Tirto Mili Desa Pasung, Minggu (19/12/2021).

WartaKita.org – Sekitar 60 orang dari rombongan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur mengunjungi Agrowisata dan Pemancingan Tirto Mili Desa Pasung, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten pada Minggu (19/12/2021).

Rombongan dari Gresik ini dipimpin oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Gresik Agustin Halomoan Sinaga.

Bacaan Lainnya

Kepala Desa (Kades) Pasung Sumarsono “Ambon” mengatakan, kunjungan rombongan dari Dispora Gresik ini untuk studi banding dan melihat secara langsung pengelolaan dan keberadaan agrowisata dan Pemancingan Tirto Mili Desa Pasung.

“Rombongan dari Dispora Gresik ini datang ke Pasung untuk mengetahui potensi yang ada di Kabupaten Klaten, terutama wilayah yang berada di sebelah selatan (Jalan Raya Jogja-Solo) yang minim potensi. Karena itu, begitu sampai di Pasung, mereka beristirahat sejenak, kemudian melihat taman agrowisata dan Pemancingan Tirto Mili,” katanya.

Kades Pasung menyatakan, saat berada di agrowisata, sejumlah pengunjung dari Dispora Gresik ada yang langsung memetik nangka. Selain itu, juga ada pengunjung yang membeli bibit pohon nangka karena mereka tertarik dengan buahnya. Ada 10 bibit nangka yang dibeli mereka untuk ditanam di Gresik.

“Mereka terkejut dan sekaligus kagum. Dengan kondisi alam seperti itu, dan dengan minimnya potensi, tetapi BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) Lumintu Pasung bisa mengelola dan membuat berbagai inovasi untuk kemajuan dan perkembangan Desa Pasung,” ujarnya.

Sumarsono “Ambon” menambahkan, rombongan dari Dispora Gresik ini sangat antusias mendengarkan pemaparan mengenai agrowisata dan Pemancingan Tirto Mili, serta rencana pengembangan ke depan.

“Mereka antusias dan terkejut. Mereka baru tahu kalau agrowisata dan Pemancingan Tirto Mili ini dikelola oleh BUMDes Desa Pasung. Sebelumnya mereka kira kalau tempat wisata ini dikelola oleh perseorangan atau swasta,” terangnya.

Dengan menggunakan sepur kelinci, rombongan dari Dispora Gresik mengunjungi Agrowisata dan Pemancingan Tirto Mili Desa Pasung, Minggu (19/12/2021).

Sedang Camat Wedi Rizqan Iryawan mengemukakan, rombongan dari Dispora Gresik ini sangat antusias dan mengapresiasi semangat dari warga dan Pemerintah Desa (Pemdes) Pasung dalam mengembangkan BUMDes Lumintu.

“Mereka kagum dengan semangatnya Pak Kepala Desa Pasung pada khususnya, serta rekan-rekan di BUMdes yang selalu bersemangat dan juga mempunyai pandangan kedepan terkait kemajuan BUMDes yang ada di Desa Pasung,” tandasnya.

Camat Wedi berpesan, ada beberapa hal yang harus didorong agar BUMDes Lumintu Pasung dapat berjalan dengan baik. Misalnya mengenai perencanaan, pendanaan, dan konsistensi kegiatan di BUMDes Pasung ini.

“Semuanya harus berjalan bersamaan. Sebab tanpa adanya perencanaan, pendanaan, kebersamaan, dan konsistensi dari para pelaku BUMdes, maka Bumdes tidak akan berjalan dengan baik,” pesannya.

Pengunjung Meningkat

Hal lain, Kades Sumarsono mengakui, keberadaan media (dan juga media sosial atau medsos) berperan penting dalam menginformasikan dan meningkatkan pengunjung agrowisata dan Pemancingan Tirto Mili.

“Media (dan media sosial) sangat membantu (meningkatkan pengunjung). Setelah sering diberitakan, jumlah pengunjung bertambah banyak. Mereka tahunya dari Solopos.com dan wartakita.org. Pokoknya dari media. Mereka ke agrowisata dan Pemancingan Tirto Mili untuk nakyenke (melihat secara langsung). Banyak sekali pengunjung yang baru,” tandasnya.

Pengunjung menikmati makan dengan latar belakangan Pemancingan Tirto Mili Desa Pasung.

Sumarsono menjelaskan, dalam sehari, rata-rata ada 200 sampai 300 pengunjung yang datang ke agrowisata dan Pemancingan Tirto Mili.

“Tetapi kalau hari Minggu, bisa mencapai 500 pengunjung. Tambahan pengunjung bisa mencapai 20 persen. Dan hampir setiap hari ada pengunjung baru,” paparnya.

Belakangan ini, Pemancingan Tirto Mili memang semakin ramai pengunjung. Seperti yang terjadi pada Minggu (19/12/2021) lalu.

“Hari Minggu itu ada 4 sesi (acara). Pertama, pelatihan Karang Taruna Desa Birit yang diikti 50 peserta. Kedua, reuni SMA Satya Praja (SMA Pemda) Pasung tahun 1988. Ketiga, reuni SMP PGRI Klaten tahun 1984 sekitar 40 orang. Dan semua membawa organ sendiri. Jadi ramai banget,” ucapnya.

Pos terkait