WartaKita.org – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Partai Golkar Endang Srikarti Handayani mengadakan pasar murah sembako di Desa Kembangsari, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali, Jumat (6/4/2018).
Kepala Desa Kembangsari Sriwanto menyatakan, pasar murah sembako yang diadakan Endang Srikarti Handayani ini menjadi “sejarah” tersendiri bagi warga Kembangsari.
“Jujur saya katakan, sepanjang sejarah Desa Kembangsari, belum pernah ada anggota DPR RI yang berkunjung ke desa ini. Belum pernah ada wakil rakyat tingkat Pusat (DPR) yang “turun” sampai ke pelosok masyarakat Kembangsari. Ya, baru Bu Endang Srikarti Handayani ini. Makanya, kita bersyukur dengan kegiatan (kunjungan dan pasar murah sembako) ini. Seorang anggota DPR RI mau berkunjung ke Kembangsari,” katanya.
Kades Sriwanto menyatakan, moment pasar murah sembako ini terasa sangat pas. Karena saat ini sudah memasuki bulan Ruwah.
“Di Desa Kembangsari, setiap bulan Ruwah ada tradisi bersih makam, dan dilanjutkan dengan kondangan di setiap rumah. Tradisi Ruwahan ini untuk bersyukur kepada Tuhan, untuk mendoakan para arwah, dan untuk bersilaturahmi dengan masyarakat. Dengan pasar murah sembako ini, warga merasa sangat terbantu. Karena sembako ini (setidaknya) bisa untuk kondangan,” ujarnya.
Sriwanto menjelaskan, Desa Kembangsari memiliki sekitar 2.900 jiwa, dan terdiri dari 950 kepala keluarga (KK). Kembangsari terdiri dari 2 kepala dusun (Kadus), 3 RW, dan 21 RT.
“Sebagian besar warga bekerja sebagai petani tegalan. Sedang lainnya bekerja sebagai pekerja swasta (buruh pabrik). Dan hanya 6 orang yang berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN),” paparnya.
Dalam sejarahnya, Desa Kembangsari merupakan sentra penghasil bunga Mawar sejak dari dulu. Karenanya, desa ini dinamakan Kembangsari.
“Selama ini, bunga Mawar dijual ke berbagai tempat. Dan pada bulan Ruwah, harga bunga Mawar bisa mencapai Rp200 ribu per keranjang,” ucapnya.
Terkait, Endang Srikarti Handayani menyampaikan, pasar murah sembako ini merupakan bentuk kepedulian wakil rakyat kepada warganya. Apalagi karena desa ini dirasa sangat membutuhkan perhatian dari Anggota DPR RI.
“Desa Kembangsari merupakan daerah pegunungan yang penduduknya sebagian besar menggarap tegalan. Di daerah ini, harga sembako relatif tinggi. Karena itu, pasar murah sembako ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat,” harapnya.
Selain menggelar pasar murah sembako, Anggota DPR RI Komisi VI ini juga menyerahkan bantuan pembangunan untuk tempat ibadah dan jalan senilai Rp300 juta untuk 3 kabupaten, yakni Boyolali, Klaten dan Sukoharjo.









