WartaKita.org – Warga Dukuh Bendan Jetis, Desa Trunuh dan Desa Jetis, Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten menggelar Kirab Gunungan Tahu Bakso pada Minggu (15/9/2019).
Kirab dimeriahkan dengan 20 gunungan atau sekitar 20.000 tahu bakso dari perwakilan RT dan RW. Gunungan tersebut berisi tahu bakso dan dihias dengan berbagai sayuran dan buah hasil pertanian warga. Kirab mengelilingi Dukuh Bendan Jetis dan sekitarnya sekitar 5 kilometer.
Ketua panitia kirab gunungan tahu bakso, Aji Pamungkas mengatakan, kirab gunungan tahu bakso ini diprakarsai oleh muda-mudi One Plus Desa Trunuh. Sedang bakso yang dikirab merupakan sumbangan dari warga desa setempat. Karena Desa Trunuh dan Jetis merupakan sentra industri tahu bakso.
“Kirab ini untuk menegaskan kembali bahwa Desa Trunuh dan Desa Jetis merupakan sentra produksi tahu bakso di Klaten sejak dulu. Dengan demikian, sentra industri tahu bakso ini semakin dikenal oleh masyarakat luas,” katanya.
Sedang Camat Klaten Selatan Joko Hendrawan menyampaikan, kirab gunungan tahu bakso ini diharapkan bisa mengangkat usaha kecil dan menengah (UKM), khususnya tahu bakso di Desa Trunuh dan sekitarnya. Apalagi di desa ini terdapat sekitar 30 perajin yang aktif memproduksi tahu bakso pada setiap harinya.
“Saya berharap, dengan kirab gunungan tahu bakso ini, UKM tahu bakso di Desa Trunuh bisa terangkat dan lebih dikenal oleh masyarakat. Dan ke depan, kami berencana akan membuatkan outlet tahu bakso di tempat yang startegis, yaitu di pinggir jalan raya Jogja – Solo untuk memasarkan tahu bakso para perajin,” ujarnya.
Acara kirab gunungan tahu bakso ini juga dihadiri Bupati Klaten Sri Mulyani. Setelah bupati menyapa warga setempat, maka ke 20 gunungan tahu bakso tersebut langsung menjadi rebutan warga.
Bupati Klaten berharap, keberadaan UKM tahu bakso di Desa Trunuh dan sekitarnya akan semakin dikenal masyarakat dan semakin berkembang.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, pada kirab gunungan tahu bakso kali ini, seluruh tahu bakso yang dikirab wajib dibungkus dengan plastik, sehingga tidak terkena debu saat dikirab mengelilingi desa setempat.
Tak hanya itu, panitia juga menjual tiket kepada peserta dan warga yang mengikuti kirab gunungan tahu bakso tersebut. Tercatat, ada sekitar 8.000 tiket yang terjual pada kirab gunungan tahu bakso kali ini. Panitia menyediakan hadiah utama berupa 2 motor Honda Beat, dan hadiah lainnya seperti sepeda, kulkas, lemari, strika, semen, dan lainnya.









