WartaKita.org – Karya Bakti Mandiri Klaten Bersinar (KBMKB) Ke 27 Desa Jelobo, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten resmi dibuka pada Senin (3/2/2025).
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Klaten, Kasdim 0723 Klaten, Kapolres Klaten, Forkopimda Kabupaten Klaten, Asisten Setda Kabupaten Klaten, Staf Ahli, Kepala OPD Kabupaten Klaten, Forkopimcam Wonosari, Kepala Desa se Kecamatan Wonosari dan lainnya.
Pada pembukaan KBMKB ini, Perwira Pelaksana Kapten Inf Sutrisno melaporkan latar belakang dipilihnya Desa Jelobo sebagai lokasi KBMKB Ke 27 Tahun 2025 adalah karena terbatasnya jalan pertanian sehingga menghambat akses pertanian dan perekonomian.
Dalam KBMKB kali ini, sasaran pokok berupa betonisasi jalan dengan panjang 650 meter, pembangunan talud 1 dengan panjang 269 meter, dan talud 2 dengan panjang 30 meter.
Sedang sasaran non fisik lainya berupa penyuluhan bela negara dan penyuluhan adminduk, dan penyuluhan matematika metode Gasing.
“Program tersebut akan mulai dilaksanakan dari tanggal 3 Februari hingga 25 Februari 2025,” katanya.
Dandim 0723 Klaten Letkol Bambang Setyo Triwibowo melalui Kepala Staf Kodim (Kasdim) Mayor Cba Joko Prasetyo menyampaikan, tujuan dari Kegiatan Karya Bhakti Mandiri Klaten Bersinar (KBMKB) adalah untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Klaten.
Ia menyebut, kegiatan ini melibatkan unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat untuk bersama membangun daerah.
“Tujuan KBMKB ini adalah untuk mempercepat pembangunan di Klaten. Dan yang melatarbelakanginya adalah terbatasnya akses pertanian di Desa Jelobo. Kegiatan ini melibatkan unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat. Kami yakin, dengan sinergi ini, pembangunan daerah dapat dipercepat,” ungkapnya.
Dandim juga memberikan apresiasi kepada jajaran Forkopimda Kabupaten Klaten dan seluruh pihak yang terlibat atas terlaksananya KBMKB yang akan dimulai hari ini.
Ia mengatakan, dengan kemanunggalan TNI dan rakyat dapat menjadi bentuk kewaspadaan masyarakat dalam menghadapi tantangan bangsa.
“Apresiasi saya haturkan pula kepada seluruh Jajaran Forkopimda Klaten dan seluruh pihak yang terkait. Ini menjadi bentuk kewaspadaan kita dalam menghadapi tantangan bangsa. Ini juga menjadi upaya merajut nasionalisme di masyarakat. Semoga sinergi TNI dan seluruhnya dapat terjalin dengan baik serta pembangunan di Klaten dapat semakin meningkat. Mari sama-sama sukseskan KBMKB dan menumbuhkan semangat gotong royong,” pungkasnya.
Sementara itu Bupati Klaten Sri Mulyani dalam sambutan menyampaikan, KBMKB merupakan kegiatan operasional yang dilaksanakan terpadu, lintas antara TNI, POLRI, Pemda dan sektoral masyarakat sebagai upaya komponen mendukung percepatan perbandingan di wilayah.
“KBMKB mewujudkan kesejahteraan rakyat dan daya juang, karena TNI merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan rakyat, sehingga senantiasa mengabdikan diri sebagai alat pertahanan negara dan ikut serta dalam Pembangunan nasional,” ujar Bupati Klaten.
Bupati menjelaskan, saat ini merupakan KBMKB ke 27 di Desa Jelobo Wonosari, yang mengangkat tema “Mewujudkan Sinergitas Nyata Menuju Kemajuan Desa Mandiri”.
“KBMKB ini bermanfaat bagi warga dan dilaksanakan rutin oleh masyarakat. Hal ini sejalan dengan upaya untuk percepatan dan pemerataan pembangunan di Kabupaten tercinta ini. Disamping itu, program KBMKB ini merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat yang sinergis dengan program-program Pemerintah, baik Pusat maupun Daerah, terutama dalam penanganan dan pembangunan berbagai infrastruktur yang dibutuhkan oleh masyarakat di wilayah desa,” terangnya.
Sri Mulyani juga mengajak semua pihak yang terlibat untuk menyukseskan program tersebut demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Saya menghimbau semua pihak yang terlibat, baik TNI, POLRI, Pemerintah Desa maupun masyarakat Desa Jelobo, untuk terus memberikan dukungan demi kelancaran pelaksanaan program serta siap bekerja sama dan bergotong-royong. Mari kita sukseskan bersama kegiatan fisik maupun non fisik. Semoga kegiatan ini dapat selesai tepat waktu dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat,” ucap Sri Mulyani.









