Indonesia Bisa Dijajah Negara Lain Karena Tidak Bersatu

Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Stephanus Sukirno berfoto bersama warga di sela acara FGD yang diadakan di Balai Desa Ngrundul pada Minggu (14/7/2024).

WartaKita.org – Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Stephanus Sukirno menggelar Focus Group Discussions (FGD) yang mengusung tema “Pancasila jiwa pemersatu bangsa menuju Indonesia Emas 2045” di Balai Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten pada Minggu (14/7/2024).

Kepala Desa (Kades) Ngrundul Hari Purnama dalam sambutan mengucapkan terima kasih kepada Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Stephanus Sukirno yang telah berkenan mengadakan FGD di desanya.

Bacaan Lainnya

“Terima kasih Pak Sukirno. Warga di sini merasa senang menerima kehadiran Pak Sukirno. Warga juga antusias untuk mengikuti acara FGD ini. Semoga acara FGD ini membawa manfaat bagi warga Desa Ngrundul dan sekitarnya,” katanya.

Sedang Perwakilan PAC PDIP Kebonarum, Sriyanto menyatakan, sumbangan Stephanus Sukirno dalam membangun Kecamatan Kebonarum ini luar biasa.

“Terima kasih Pak Sukirno atas bantuan keuangan (aspirasi) yang telah diperjuangkan dan diberikan ke desa-desa di Kecamatan Kebonarum. Apa yang dilakukan Pak Sukirno ini benar-benar membantu masyarakat. Dan beliau ini sangat dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Stephanus Sukirno saat menjelaskan materi FGD yang diadakan di Balai Desa Ngrundul pada Minggu (14/7/2024).

Sementara itu Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Stephanus Sukirno dalam paparan mengatakan, Indonesia bisa dijajah negara lain (Belanda dan Jepang) karena tidak bersatu.

“Belanda menjajah Indonesia. Sementara, Belanda dijajah Perancis. Setelah dijajah Belanda, Indonesia kemudian dijajah Jepang. Mengapa Indonesia bisa dijajah negara lain? Ya, karena bangsa Indonesia tidak bersatu,” ungkapnya .

Mantan Rektor Universitas 17 Agustus 1945 Semarang ini menjelaskan, apapun latar belakangnya (agama, suku bangsa, budaya, dan sebagainya), bangsa Indonesia harus bersatu.

“Negara Indonesi menghendaki persatuan. Karena Negara Indonesia ingin membangun untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur,” tandasnya.

Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah ini mengatakan, bangsa Indonesia perlu berterima kasih kepada Bung Karno dan para pendiri bangsa lainnya yang telah merumuskan Pancasila sebagai Dasar Negara yang menyatukan Indonesia.

“Maka, perlu ada sosialisasi mengenai Pancasila yang dilakukan secara terus-menerus. Agar warga Indonesi semakin pancasilais dan nasionalis,” ucap Sukirno.

Pos terkait