WartaKita.org – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Klaten menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) di Gedung Sunan Pandanaran Komplek RSPD Klaten, Sabtu (12/6/2021).
Muskercab DPC PKB Klaten ini dihadiri Gedung Sunan Pandanaran Komplek RSPD Klaten beserta pengurus lainnya, Anggota DPR RI, DPRD Provinsi Jawa Tengah, dan DPRD Kabupaten Klaten dari Fraksi PKB, pengurus DPC PKB Klaten, pengurus Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) Kecamatan se Kabupaten Klaten, dan undangan lainnya.
Ketua DPC PKB Kabupaten Klaten Bambang Susanto dalam laporan menyampaikan, Muskercab merupakan agenda yang diamanatkan oleh Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PKB. Muskercab juga menjadi ajang untuk konsolidasi partai dalam rangka persiapan menuju Pemilu 2024.
“Kita patut bersyukur. Dari banyak survey yang dilakukan oleh lembaga survey, PKB selalu masuk empat besar nasional. Tetapi apalah artinya (hasil survey itu) kalau tidak didukung pengurus dan kader. Maka, partai harus terus bergerak. Kita harus bergerak untuk merebut kekuasaan demi kesejahteraan umat dan rakyat,” katanya.
Bambang Susanto menyatakan, Klaten adalah kunci kemenangan PKB di Jawa Tengah dan nasional. Maka dengan modal empat kursi DPRD, PKB Klaten harus dapat meningkatkan perolehan kursi DPRD dalam Pemilu 2024 mendatang.
“Kita targetkan PKB dapat meraih delapan kursi (DPRD). Dan syukur-syukur bisa kepleset mendapat 10 kursi. Tentunya dengan kerja keras, kerja cerdas, dan doa kita semuanya,” ujarnya.
Dalam Muskercab tersebut, DPC PKB Klaten bersepakat untuk mengusung Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Gus AMI) sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2024 mendatang.
Dan untuk menunjukkan keseriusan dukungan DPC PKB Klaten kepada Abdul Muhaimin Iskandar tersebut, mereka telah membentuk Satgas Gus AMI. Satgas Gus AMI ini dikukuhkan oleh Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jawa Tengah KH M Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf. Nantinya, satgas ini bertugas untuk menyosialisasikan pencapresan Gus AMI kepada masyarakat luas, terutama warga PKB dan Nahdlatul Ulama (NU).

Sementara itu Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jawa Tengah KH M Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf dalam sambutan pengarahan mengatakan, pencapresan Gus AMI pada Pilpres 2024 mendatang itu dinilainya sangat layak. Apalagi secara riel, PKB memiliki kekuatan nyata, yaitu 11 persen suara nasional.
“Wong mereka yang tidak punya partai saja berani mencalonkan diri (sebagai capres). Apalagi Gus AMI yang Ketua Umum partai. Jadi kita harus percaya diri. Gus AMI adalah kader terbaik kita. Maka, kita harus mulai sosialisasikan Gus AMI,” tandasnya.
Karena itu, lanjut Gus Yusuf, PKB akan terus berkomunikasi dengan partai lain. PKB akan membentuk koalisi solid untuk bangsa dan negara.
“Ibarat mobil, PKB itu (mobil) dobel gardan. PKB mempunyai kekuatan struktur (PKB) dan kultur (NU) untuk dimanfaatkan. Maka kita harus gas pol untuk memenangkan Pemilu 2024,” tegasnya.
Gus Yusuf mengemukakan, untuk memenangkan PKB pada Pemilu 2024 mendatang, maka dibutuhkan berbagai upaya strategis dan program yang nyata yang dapat dirasakan oleh masyarakat.
“Partai politik ditunggu kehadirannya di masyarakat. Ini sejalan dengan politik kehadiran yang digagas Gus AMI. Terlebih di masa pandemi covid-19 ini. PKB harus hadir di masyarakat untuk menguatkan semangat hidup mereka dan agar masyarakat menaati protokol kesehatan,” pesannya.
Gus Yusuf menambahkan, dalam waktu dekat ini, PKB akan melakukan penataan organisasi sampai Pengurus Ranting (desa/kelurahan). Karena menurutnya, masih banyak desa yang belum ada pengurus Ranting-nya.
“Penataan organisasi sampai Pengurus Ranting ini perlu dilakukan. Sebab Pengurus Ranting adalah ujung tombak kemenangan bagi PKB. Maka, kita akan ajak masyarakat untuk bersama-sama berjuang guna membesarkan PKB dan mengangkat harkat martabat NU,” ucapnya.









