WartaKita.org – Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah Stephanus Sukirno menggelar Focus Group Discussions (FGD) di Aula Kantor Desa Kadilanggon, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten pada Minggu (9/6/2024) malam.
FGD yang mengusung tema “Pancasila jiwa pemersatu bangsa menuju Indonesia Emas 2045” ini dihadiri Forkopimcam Wedi, Kepala Desa dan Perangkat Desa Kadilanggon, serta warga setempat.
Kepala Desa (Kades) Kadilanggon Sri Agung Sukawijaya dalam sambutan mengucapkan terima kasih kepada Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Stephanus Sukirno yang berkenan mengadakan acara FGD di desanya.
“Saya mohon, apa yang disampaikan Pak Kirno pada FGD ini untuk disimak baik-baik. Khususnya bagi adik-adik, para pemuda di Desa Kadilanggon. Karena ini penting. Ini perlu. Karena ini sebagai wawasan kebangsaan kita,” katanya.
Sedang Camat Wedi Widaya menyampaikan, warga Desa Kadilanggon pantas bersyukur, karena terpilih menjadi lokasi untuk FGD yang sekaligus untuk menyosialisasikan Pancasila kembali.
“Kesempatan ini sungguh luar biasa. Desa Kadilanggon mendapat kesempatan untuk mengikuti FGD bersama narasumber, seorang tokoh yang jiwa nasionalismenya sangat hebat. Seorang Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah yang juga seorang akademisi dari kampus. Kemampuan dan keahlian di bidangnya tak diragukan lagi. FGD ini untuk mengingatkan kembali, untuk menanamkan kembali nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat. Maka, mari kita pupuk lagi semangat dan jiwa Pancasila, terutama bagi generasi muda,” pesannya.

Sementara itu Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah Stephanus Sukirno menjelaskan, bangsa Indonesia harusnya bersyukur karena mempunyai Dasar Negara Pancasila.
“Pancasila merupakan dasar yang oleh negara digunakan dalam mengatur pemerintahan dan penyelenggaraan negara. Selain itu, Pancasila juga menjadi pedoman dan prinsip dasar dalam kehidupan kita,” terangnya.
Mantan Rektor Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang ini menyatakan, Pancasila juga menjadi jiwa pemersatu bangsa.
“Artinya, bahwa Pancasila sangat menekankan dan menjunjung tinggi persatuan bangsa. Hal ini berarti, bahwa Pancasila juga menjadi alat pemersatu bangsa. Karena Pancasila itu merupakan media pemersatu bangsa yang di dalamnya terkandung nilai-nilai toleransi, harmonisasi, dan bersifat terbuka mengikuti perkembangan jaman. Pancasila berfungsi sebagai alat pemersatu bangsa Indonesia karena mampu mengatasi perbedaan yang ada di antara masyarakatnya,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu Sukirno juga mengajak generasi muda untuk menjadi generasi penerus bangsa. Generasi yang mampu meneruskan nilai-nilai bangsa dan memegang teguh idealisme bangsa. Generasi yang siap sedia untuk mengamalkan Pancasila dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat.
“Kalian harus menjadi pemuda yang berkualitas. Pemuda yang menaati aturan. Karena itu, kalian harus memiliki sesuatu yang dibutuhkan masyarakat. Menjadi orang yang bisa menyelesaikan masalah,” tandasnya.









