WartaKita.org – Dukungan masyarakat kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Klaten nomor urut 3, Arif Budiyono (ABY) – Harjanta (HJT) terus mengalir.
Kali ini dari warga Nahdlatul Ulama (NU) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kecamatan Manisrenggo dan Kemalang, Kabupaten Klaten.
Deklarasi pernyataan dukungan ini disampaikan pada acara silaturahmi dan konsolidasi Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC), Pengurus Ranting PKB dengan tokoh agama, alim ulama, dan kyai ahlus sunnah wal jamaah di rumah Jumarno di Desa Talun, Kecamatan Kemalang pada Senin (30/11/2020) malam.
Perwakilan masyarakat Kemalang, Heri “Timbul” dalam sambutan mengajak warga Manisrenggo dan Kemalang untuk memilih calon Bupati dan Wakil Bupati Klaten yang berkualitas.
“Mari, kita pilih pemimpin yang amanah, cerdas, dan visioner. Kita pilih ABY-HJT. Kita siap mendukung ABY-HJT secara all out,” ajaknya.
Sedang calon Wakil Bupati Klaten Harjanta (HJT) dalam orasi politiknya menyampaikan, selama ini kepentingan warga NU dan PKB kurang diperhatikan Pemkab Klaten. Pemihakan anggaran kepada Ormas keagamaan ini juga sangat minim.
“Karena itu, NU dan PKB harus punya bupati dan wakil bupati. Jangan hanya jadi penonton. Maka, kita harus menangkan Pilkada Klaten ini,” tandasnya.
Harjanta menyatakan, kalau ABY-HJT terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Klaten, maka mereka siap membesarkan NU dan PKB.
“Kami tidak akan lupa dengan NU dan PKB. Kami akan majukan dan sejahterakan masyarakat Manisrenggo dan Kemalang. Apalagi di tempat ini ada tambang galian golongan C yang luar biasa. Ini harusnya bisa digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat,” ujranya.
Sementara itu Anggota DPRD Kabupaten Klaten dari PKB, Jumarno menargetkan, pihaknya bisa meraup 30 persen suara di Kemalang pada Pilkada Klaten 2020 ini.
“Kami realistis. Tetapi kami optimis bisa meraih 30 persen suara di Kemalang. Apalagi kalau melihat antusiasme dan dukungan masyarakat kepada ABY-HJT,” ucapnya.
Untuk diketahui, Pilkada Klaten 2020 ini diikuti tiga pasangan calon (paslon). Paslon nomor urut 1, Sri Mulyani-Yoga Hardaya diusung PDIP dan Golkar. Pasangan nomor urut 2, One Krisnata-Muhammad Fajri diusung Partai Demokrat, PKS, dan Gerindra. Dan pasangan nomor urut 3, Arif Budiyono-Harjanta (ABY- HJT) diusung PAN, PKB, PPP, dan NasDem.









