WartaKita.org – Masa pendaftaran Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Sukoharjo yang semakin mendekat membuat perebutan rekomendasi untuk bakal calon bupati dari DPP PDI Perjuangan makin “memanas”.
Sebab, Pengacara ibukota Henry Indraguna terang-terangan akan berebut rekomendasi dari DPP PDIP untuk Calon Bupati Sukoharjo. Rencananya, Henry akan mengusulkan nama wakil bupati pada minggu depan.
Pernyataan ini disampaikan Henry Indraguna usai pertemuan dengan koalisi partai non parlemen di Candi Resto, Grogol, Sukoharjo pada Rabu (20/11/2019).
“Minggu ini saya akan menentukan sikap saya dengan siapa saya akan berpasangan. Dan saya akan ke DPP PDIP untuk menunggu rekomendasi. Adapun wilayah yang akan saya ambil adalah Sukoharjo,” katanya.
Henry mengaku, dari sekian banyak anggota dan kader PDIP Sukoharjo, muncul dua nama yang akan digandengnya sebagai bakal calon (balon) wakil bupati. Mereka adalah Wakil Bupati Sukoharjo Purwadi dan politisi PDIP Puguh.
“Selain soal pasangan calon wakil bupati, sekarang muncul dukungan dari partai-partai non parlemen yang akan mendukung pencalonan saya. Seperti Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Berkarya, Partai Perindo dan Partai Garuda,” ujarnya.
Henry mengatakan, sebelumnya ada lima calon yang akan dipilihnya. Kemudian mengerucut menyisakan dua nama, yakni Purwadi dan Puguh Sutarto.
Dia pun akan menjadwalkan pertemuan dan segera menentukan sikap terkait siapa yang akan mendampinginya dalam Pilkada 2020 nanti.
“Karena dua orang ini sama visi misinya dengan saya. Dengan siapa nantinya (saya berpasangan), biar DPP yang menentukan,” terangnya.
Henry menambahkan, pihaknya telah beberapa kali mengadakan pertemuan dengan perwakilan koalisi partai non parlemen. Dia mengaku ada kesamaan visi dan misi dengan koalisi partai non parlemen tersebut.
“Dengan siapapun saya nanti berpasangan, yang pasti, dia harus mau bekerja dan tidak korupsi. Saya menginginkan wakil yang berani, atau tidak takut-takut,” tandasnya.
Henry menyatakan, selama ini dia aktif menjalin komunikasi dengan DPP PDIP. Dia mengaku tidak akan tergesa-gesa untuk menampilkan dirinya.
“Nggak usah grusa-grusu-lah. Saya lihat, lawan saya ini kok grusa-grusu. Dia sudah melakukan kegiatan-kegiatan yang dalam artian nyolong start. Kok ketakutan sekali,” ucapnya.
Henry menyampaikan, dia datang bukan untuk ditakuti, melainkan untuk disayangi.
Henry mengatakan, jika dua baliho yang ada gambar dirinya dipermainkan, dan bahkan ada yang meminta untuk diturunkan. Meski begitu, dia menandaskan, akan tetap mencalonkan diri sebagai bupati.
“Terkait hasil rekomendasi (dari DPP PDIP), baik bupati maupun wakil bupati, saya siap,” tegasnya.
Sementara itu Ketua Koalisi Partai Non Parlemen dari Partai Bulan Bintang (PBB), Joko Janarko menyatakan mendukung Henry Indraguna untuk memberi warna baru di Sukoharjo dengan banyak pilihan calon. Karena Henry dianggap memiliki visi dan misi yang sama.
“Karena kita lintas partai non parlemem, maka akan dilegalkan nantinya. Kami akan mengawal untuk mengikuti setiap proses pemilihan. Dan sesuai regulasi dari KPU, tanpa penyimpangan dan lainnya,” katanya.
Pihaknya mengaku akan melakukan koordinasi dan sosialisasi terkait pencalonan Henry. Dan jika dibutuhkan, pihaknya siap melakukan deklarasi dukungan.
“Langkah apa yang paling efektif? Nanti kita akan putuskan sambil jalan,” ucapnya.









