Di Sosialisasi Non Perda Di Dengkeng, Sukirno Ingatkan Pentingnya Gotong Royong Dan Toleransi

Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah Stephanus Sukirno saat menyampaikan materi pada kegiatan sosialisasi non Perda di aula Balai Desa Dengkeng, Jumat (27/10/2023) malam.

WartaKita.org – Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah Stephanus Sukirno menggelar sosialisasi non Perda (Peraturan Daerah) yang mengusung tema “Membangun peradaban gotong royong” di aula Balai Desa Dengkeng, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten pada Jumat (27/10/2023) malam.

Stephanus Sukirno menyampaikan, Indonesia bisa merdeka karena masyarakatnya mau bersatu dan bergotong royong.

Bacaan Lainnya

“Indonesia adalah negara besar yang terdiri dari belasan ribu pulau dengan berbagai latar belakang, seperti suku, agama, budaya, dan sebagainya. Karena kita mau bersatu dan bergotong royong, maka kita bisa merdeka, dan berdirilah negara Indonesia ini. Karena itu, jiwa dan semangat gotong royong ini harus terus kita lestarikan dan kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Dalam kesempatan itu, mantan Rektor Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang ini mengapresiasi pembawa acara yang membuka kegiatan sosialisasi non Perda tersebut dengan doa menurut agama dan kepercayaan masing-masing.

“Ini patut diapresiasi dan disyukuri. Karena ada wujud nyata atas penghargaan terhadap agama dan kepercayaan yang berbeda-beda. Ini adalah bukti konkret dari toleransi beragama. Dan rasanya, membuat hati kita terasa damai. Maka, mari kita terus tumbuh kembangkan toleransi ini dalam kehidupan di masyarakat,” ujarnya.

Sedang Kepala Desa (Kades) Dengkeng Haryanto dalam sambutan mengucapkan terima kasih kepada Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah Stephanus Sukirno yang telah berkenan mengadakan kegiatan sosialisasi non Perda di desanya.

“Semoga sosialisasi non Perda ini dapat bermanfaat bagi warga Desa Dengkeng. Warga mengetahui pentingnya gotong-royong dan bisa membangun Desa Dengkeng secara bersama-sama. Semoga dengan kehadiran Pak Sukirno di sini, aula Balai Desa Dengkeng ini nantinya bertambah besar,” harapnya.

Sementara itu Komandan TE Bintang 2 yang membawahi Desa Dengkeng, Suroto mengajak warga yang sudah memiliki hak pilih untuk menggunakan haknya pada Pemilu 14 Februari 2024 nanti.

“Agar masyarakat di sini punya wakil rakyat di DPRD Kabupaten Klaten, maka panjenengan harus datang ke TPS (tempat pemungutan suara), dan gunakan hak pilih panjenengan. Pilihlah wakil rakyat yang ada keberlanjutannya. Jangan instant. Mudah-mudahan silaturahmi kita ini bisa berlanjut untuk kedepannya,” ungkapnya.

Terkait, Ketua PAC PDIP Kecamatan Wedi, Joko Mulyadi menyambut baik kegiatan kegiatan sosialisasi non Perda di Desa Dengkeng ini.

“Terima kasih atas kerjasamanya. Di tahun politik 2024 nanti, warga mendapat kesempatan untuk memilih pemimpin atau wakilnya. Maka, jangan sampai pilih. Jangan instan. Pilihlah wakil rakyat yang benar-benar bisa dipercaya dan telah memberikan kontribusi kepada masyarakat Desa Dengkeng,” ucapnya.

Pos terkait