WartaKita.org – Komunitas Sarkem Trail Adventure (STA) Klaten merayakan hari ulang tahun (HUT) ke 5 (5th Anniversary) dengan menggelar kegiatan bertajuk “Explore Merapi” dan melakukan bakti sosial (baksos) pada Minggu (22/5/2022).
Ketua Panitia Agus Purwanto alias Agus Gaza menyampaikan, peringatan hari ulang tahun ke 5 STA Klaten ini diisi dengan kegiatan trabas (Explore Merapi) dan bakti sosial untuk membantu rumah ibadah (gereja), fakir miskin, dan warga yang sakit yang tidak mampu.
Trabas (Explore Merapi) ini diikuti lebih dari 500 crosser (pembalap) dari Jawa Tengah (Klaten, Wonogiri, Cilacap), DIY, Jawa Timur (seperti Jombang, Banyuwangi, dan Surabaya), dan Jawa Barat (Cirebon).
Sedang untuk start dan finish Explore Merapi dilakukan di Lapangan Desa Keputran (SMP Negeri 1 Kemalang).
“Sementara itu untuk kegiatan bakti sosial yaitu berupa penggalangan dana untuk membantu rumah ibadah di Kecamatan Kemalang, Manisrenggo, dan Karangnongko serta membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan,” katanya.

Ketua STA Klaten ini menjelaskan, trabas ini untuk mengenalkan alam di kawasan Merapi kepada peserta. Karena itu, peserta dilewatkan pada jalur air, jalur pasir, dan jalur batu. Bahkan, peserta juga dilewatkan jalur padas di kawasan “atas”.
“Semua jalurnya asli, masih alami. Jalur sengaja kita bikin ekstrim, karena ini untuk uji nyali semua off roader. Terutama untuk peserta yang dari luar Klaten. Karena panitia (STA Klaten) tidak boleh mengikuti jalur trabas ini,” ujarnya.
Agus Purwanto menyatakan, panjang jalur trabas ini sekitar 15 kilometer. Jalur trabas melalui wilayah Desa Sukorini (jalur air), Desa Kemalang, Kendalsari, lalu turun ke Desa Dompol, masuk lagi ke Kemalang, lanjut ke Kendalsari lagi.
“Untuk tanjakan berhadiah ada 3 titik dan delapan jalur. Jalur ini untuk jalur lokal, jalur srikandi, dan jalur build up,” paparnya.

Kegiatan peringatan HUT ke 5 STA Klaten ini disambut baik oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Hartanto.
“Saya mendukung sekali (kegiatan HUT ke 5 STA Klaten ini) dan antusias. Ternyata, STA itu banyak pendukungnya. Bukan cuma dari Klaten. Ternyata juga dari DIY, Jawa Timur dan Jawa Barat. Ini merupakan salah satu event yang baik. Apalagi juga diadakan event bakti sosial,” tandasnya.
Hartanto menambahkan, yang suka nge–trail itu (biasanya) laki-laki yang luar biasa. Namun di STA Klaten ini bukan hanya kegiatan nge–trail saja yang dikembangkan. Tetapi juga bergerak di bidang sosial.
“Itu yang perlu kita dukung, kita kembangkan. Biar masyarakat juga antusias mendukungnya. Biar STA semakin tahun, semakin jaya. Karena kepedulian mereka terhadap rumah ibadah. Bukan cuma mushola, tetapi juga gereja. Mereka peduli pada fakir miskin. Bahkan orang yang sedang sakit, tidak mampu berobat, dari STA turun membantu dan terselesaikan. Sebagai wakil rakyat dari daerah Kemalang, saya sangat mendukung adanya STA ini. Ini sangat vluar biasa,” paparnya.









