Di Masa Angkutan Lebaran, KAI Daop 6 Imbau Masyarakat Berhati-Hati, Karena Frekuensi KA Melintas Tinggi

KAI Daop 6 Yogyakarta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati di sekitar jalur kereta api dan perlintasan sebidang.

WartaKita.org – KAI Daop 6 Yogyakarta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati di sekitar jalur kereta api dan perlintasan sebidang, terutama selama masa Angkutan Lebaran 2025 yang berlangsung mulai tanggal 21 Maret hingga 11 April 2025.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih, Senin (17/3/2025), mengatakan, hal tersebut seiring dengan meningkatnya jumlah perjalanan kereta api pada periode ini sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan juga.

Bacaan Lainnya

“Pada masa Angkutan Lebaran ini, frekuensi perjalanan KA bertambah karena banyaknya KA tambahan yang dijalankan. Kami sangat mengimbau kepada masyarakat agar tidak beraktivitas di jalur KA dan sekitarnya demi keselamatan bersama. Kemudian juga bagi masyarakat yang melintas di perlintasan sebidang juga harus lebih waspada,” kata Feni.

Feni menyampaikan, dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran, KAI Daop 6 Yogyakarta akan mengoperasikan total 11 KA tambahan guna mengakomodasi lonjakan penumpang. Hal tersebut belum ditambah KA keberangkatan awal dari Daop lain. Dengan peningkatan operasional ini, frekuensi perjalanan kereta api menjadi lebih padat dibandingkan hari biasa.

“Keselamatan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama, sehingga pihaknya mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keselamatan dengan tidak melakukan aktivitas yang berisiko di jalur kereta api dan sekitarnya, seperti bermain, berjualan, atau berfoto di rel,” imbuhnya.

Ia menambahkan, bagi para pengendara kendaraan bermotor diharapkan untuk berhenti sejenak, menengok ke kiri dan kanan sebelum melewati perlintasan sebidang, serta mengutamakan keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.

KAI Daop 6 Yogyakarta melaporkan bahwa pada tahun 2025 ini setidaknya sudah terjadi sembilan kali temperan yang melibatkan KA dengan kendaraan, orang, maupun hewan.

“Dilihat dari angka mungkin ini kecil, namun kita tentunya tidak ingin 1 kali pun terjadi temperan. Oleh karenanya, mari kita semua meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keselamatan masing-masing,” ujar Feni.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan, KAI Daop 6 Yogyakarta juga terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian, Dinas Perhubungan, serta pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama periode Angkutan Lebaran ini.

KAI Daop 6 Yogyakarta berkomitmen untuk memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan selamat bagi seluruh pelanggan.

“Mari bersama-sama kita patuhi aturan keselamatan demi kelancaran perjalanan kereta api selama musim Lebaran ini,” ajak Feni.

Pos terkait