WartaKita.org – Komitmen untuk memberdayakan generasi muda terus ditunjukkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.
Fachreza Hardika Putra, salah satu anggota Tim KKN II Undip mengadakan kegiatan edukasi interaktif bertajuk “Mencegah dan Menanggulangi Kenakalan Remaja” di Balai Desa Glagahombo, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang pada Kamis (18/7/2024).
Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB ini merupakan bagian integral dari program kerja KKN yang bertujuan untuk membimbing dan memperkuat karakter remaja desa.
Kegiatan yang dihadiri oleh remaja Desa Glagahombo ini mengusung format interaktif yang inovatif. Para peserta tidak hanya menjadi pendengar pasif, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi, permainan peran, dan sesi berbagi pengalaman.
Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro ini menyampaikan materi komprehensif tentang berbagai faktor penyebab kenakalan remaja, dampaknya terhadap individu dan masyarakat, serta strategi pencegahan dan penanggulangannya.
“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman remaja tentang risiko kenakalan remaja. Kami juga ingin membekali mereka dengan keterampilan praktis untuk menghadapi tekanan teman sebaya, mengelola emosi, dan membuat keputusan yang bertanggung jawab,” jelas Fachreza.
Dalam sesi interaktif, para peserta diberikan kesempatan untuk bertanya maupun menjawab pertanyaan untuk mendiskusikan skenario kehidupan nyata yang berkaitan dengan kenakalan remaja. Mereka kemudian mempresentasikan solusi mereka di depan forum yang diikuti dengan umpan balik konstruktif dari Fachreza dan peserta lainnya.
Salah satu peserta, Eka (16) mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.
“Saya merasa kegiatan ini sangat bermanfaat. Sebelumnya, saya tidak terlalu paham tentang dampak jangka panjang dari kenakalan remaja. Sekarang saya lebih yakin untuk membuat pilihan yang positif dalam hidup saya,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan Bhabinkamtibmas dari Polsek Tegalrejo yang memberikan perspektif profesional tentang penggunaan narkoba di kalangan remaja.
“Pencegahan kenakalan remaja harus dilakukan secara masif, karena berdampak pada penggunaan narkoba pada remaja,” tandas Bhabinkamtibmas.
Sedang Kepala Desa Glagahombo, Tono menyambut positif inisiatif mahasiswa KKN Undip ini.
“Kami sangat mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN dalam membina generasi muda desa kami. Kegiatan semacam ini sejalan dengan visi kami untuk membangun Desa Glagahombo yang berdaya dan berkarakter,” tuturnya.
Terkait, Fachreza menambahkan, kegiatan ini hanyalah awal dari serangkaian program pemberdayaan remaja yang direncanakan oleh Tim KKN II Undip.
“Ke depannya, kami berencana untuk mengadakan pelatihan keterampilan hidup, workshop kreativitas, dan forum diskusi rutin untuk remaja desa,” ungkapnya.
Program edukasi interaktif ini merupakan salah satu dari berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh tim KKN II Undip di Desa Glagahombo. Selain fokus pada pemberdayaan remaja, Tim KKN juga terlibat dalam program peningkatan kesehatan masyarakat, pengembangan UMKM lokal, dan pelestarian lingkungan.
Kegiatan semacam ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi perkembangan remaja di Desa Glagahombo. Dengan kolaborasi antara mahasiswa, Pemerintah Desa dan masyarakat, upaya pencegahan kenakalan remaja diharapkan dapat lebih efektif dan berkelanjutan.









