Lawan Bahaya Judi Online, Mahasiswa KKN Undip Adakan Forum Diskusi Dengan Pemuda Di Desa Glagahombo

Mahasiswa Tim KKN II Undip Semarang berfoto bersama generasi muda di sela forum diskusi bertema "Mengedukasi Pemuda Desa Glagahombo Melawan Bahaya Judi Online" di Desa Glagahombo pada Sabtu (27/7/2024) malam.

WartaKita.org – Mahasiswa Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang mengadakan forum diskusi bertema “Mengedukasi Pemuda Desa Glagahombo Melawan Bahaya Judi Online” di Desa Glagahombo, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang pada Sabtu (27/7/2024) malam.

Forum diskusi ini diinisiasi oleh Fachreza Hardika Putra, salah seorang mahasiswa dari Tim KKN II Undip di Desa Glagahombo.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini merupakan program kerja KKN yang bertujuan untuk memberdayakan dan mengedukasi generasi muda desa setempat.

Forum diskusi yang dimulai pukul 19.00 WIB ini dihadiri oleh puluhan pemuda-pemudi Desa Glagahombo. Hal ini menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat terhadap isu yang diangkat. Pemilihan waktu malam hari terbukti efektif dalam menarik partisipasi pemuda yang telah selesai dengan aktivitas harian mereka.

Fachreza dalam presentasinya mengupas tuntas berbagai aspek terkait judi online, mulai dari modus operandi, dampak psikologis, hingga konsekuensi hukum yang mungkin dihadapi.

“Judi online bukan sekadar masalah keuangan, tapi juga ancaman serius bagi masa depan generasi muda,” ujar Fachreza di awal presentasinya.

Ia kemudian melanjutkan dengan pemaparan data statistik terkini tentang prevalensi judi online di kalangan pemuda Indonesia, yang menunjukkan tren mengkhawatirkan dalam beberapa tahun terakhir.

Usai pemaparan materi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung selama hampir dua jam. Ini menjadi bukti nyata keberhasilan forum tersebut dalam membangkitkan kesadaran peserta.

Berbagai pertanyaan kritis dilontarkan, mulai dari cara mengenali tanda-tanda kecanduan judi online hingga strategi untuk membantu teman yang terjerat dalam lingkaran judi.

Kegiatan tidak hanya berhenti pada diskusi.

Fachreza dan Tim KKN Undip juga memperkenalkan program pendampingan jangka panjang, di mana pemuda desa yang tertarik dapat bergabung dalam kelompok diskusi rutin untuk saling menguatkan dalam menghadapi godaan judi online.

Sedang Kepala Desa Glagahombo, Tono memberikan apresiasi dan menyambut baik kegiatan ini.

“Kami sangat mengapresiasi upaya Tim KKN Undip dalam membawa isu penting ini ke desa kami. Ini adalah langkah awal yang baik untuk membentengi generasi muda kita dari ancaman judi online,” ungkapnya.

Terkait, Fachreza menjelaskan rencana tindak lanjut dari forum ini.

“Kami tidak ingin ini hanya menjadi kegiatan sesaat. Ke depannya, kami berencana untuk mengadakan serangkaian workshop keterampilan digital positif, yang akan membantu pemuda desa memanfaatkan internet untuk hal-hal yang produktif,” jelasnya.

Forum diskusi ditutup pada pukul 21.30 WIB dengan komitmen bersama para peserta untuk menjadi agen perubahan di lingkungan mereka, menyebarluaskan informasi tentang bahaya judi online kepada keluarga dan teman mereka.

Inisiatif ini merupakan contoh nyata bagaimana program KKN dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Desa Glagahombo. Dengan menggabungkan pengetahuan akademis dan kepekaan sosial, Tim KKN II Undip telah menunjukkan peran penting Perguruan Tinggi dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.

Forum diskusi ini diharapkan akan menjadi katalis bagi lebih banyak program serupa di masa depan. Tidak hanya di Desa Glagahombo, tetapi juga di desa-desa lain di seluruh Indonesia. Dengan upaya kolektif seperti ini, mimpi untuk menciptakan generasi muda yang tangguh dan bebas dari jerat judi online bukanlah sesuatu yang mustahil untuk diwujudkan.

Pos terkait