Bregodo Jadi Daya Tarik Pengunjung Di Malioboro

Bregodo saat berjalan menuju kantor Gubernur DI Yogyakarta.

WartaKita.org – Bregodo menjadi salah satu ikon budaya di Kota Yogyakarta. Penampilan bregodo ini mencontoh seperti Bregodo Keraton Yogyakarta.

Tapi, bregodo yang ada di Jalan Malioboro ini merupakan bregodo dari masyarakat Kota Yogyakarta. Ada empat kelompok bregodo dari berbagai kelurahan di Kota Yogyakarta yang setiap minggunya bergantian bertugas.

Bacaan Lainnya

Sebelum bregodo di tempatkan di zonanya masing-masing, bregodo berjalan sepanjang Jalan Malioboro yang di mulai dari Kantor DPRD dan berakhir di Kantor Gubernur DIY.

Namun bregodo ini tidak setiap hari ada di Jalan Malioboro. Bregodo ini biasanya ada pada hari-hari tertentu, seperti weekend, Selasa Wage, ulang tahun Jogja atau hari besar lainnya.

Kenapa Selasa Wage menjadi hari besar? Karena Selasa Wage itu adalah hari lahir dan pasaran Ngarso Dalem, Sri Sultan Hemengku Buwono X.

Bregodo jelas menjadi daya tarik wisatawan. Selain banyak wisatawan yang minta foto bersama, tugas bregodo ini untuk menginggatkan wisatawan agar selalu menggunakan masker dan mematuhi protokol kesehatan di tempat tersebut.

Bregodo juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan informasi mengenai kawasan Malioboro kepada para pengunjung.

Pos terkait