15 Tahun Jualan Jadah Bakar, Sobirin Bisa Hidupi Keluarga, Sekolahkan 2 Anak

Pelanggan berdatangan untuk membeli jadah bakar buatan Sobirin, Senin (5/12/22).

WartaKita.org – Jadah bakar, jajanan jadul satu ini mungkin sudah susah untuk dicari. Penjualnya semakin sedikit, namun peminatnya masih lumayan banyak.

Jajanan khas Jawa tengah ini terbuat beras ketan yang dimasak dengan parutan kelapa. Jadah bakar memiliki tekstur padat dan cita rasa yang gurih. Rasanya yang khas membuatnya banyak dicari banyak orang.

Bacaan Lainnya

Sobirin, pria 40 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat ini menjadi salah satu penjual jadah bakar legend di sekitar Pasar Bringharjo Yogyakarta.

Ia berjualan jadah bakar sejak tahun 2007. Artinya, sudah 15 tahun lamanya Sobirin berjualan jadah bakar. Dari hasil berjualan jadah bakar itu, Sobirin mampu menyekolahkan kedua anaknya yang kini duduk di bangku SMK dan Sekolah Dasar.

Semangat Sobirin patut diapresiasi. Ia mulai berjualan dengan berjalan kaki dari rumahnya di Kampung Sayidan menuju Jalan Malioboro dengan memikul dagangannya.

Ia berangkat pukul 06.00 pagi. Sebelum ke Pasar Bringharjo, Sobirin menjajakan dagangannya di sekitaran Jalan Malioboro terlebih dulu sampai pukul 09.00. Setelah itu, ia baru pindah ke Pasar Bringharjo.

Setiap hari dagangan yang ia bawa selalu habis. Ini menunjukan bahwa peminat jadah bakar sebenarnya masih sangat banyak.Hanya saja karena dinilai jajanan jadul, maka anak-anak muda jaman sekarang enggan untuk membelinya. Padahal cita rasa jadah bakar ini tidak kalah lezat dengan jajanan jaman sekarang.

Dari Sobirin, orang dapat belajar tentang semangat dan konsistensi. Di tengah munculnya aneka jajanan modern dengan berbagai macam varian, ia tetap dengan semangatnya berjualan jajanan tradisional. Dan terbukti, sampai saat ini jadah bakar masih banyak peminatnya.

Maka, generasi muda harusnya tetap menjaga agar jajanan tradisional tidak hilang karena adanya aneka jajanan yang lebih modern.

Pos terkait