WartaKita.org – Satgas Covid-19 Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten membubarkan acara “Gemilang lomba aerobic dan launching GISSA (Gabungan Instruktur Senam Salsabila)” yang diadakan di GOR Desa Gadungan, Kecamatan Wedi, Minggu (13/2/2022) pagi.
Lomba senam arobic ini diadakan dalam rangka anniversary (ulang tahun) ke empat Sanggar Senam Salsabila Klaten.
Camat Wedi Rizqan Iryawan kepada wartakita.org menyampaikan, Satgas Covid-19 Kecamatan Wedi terpaksa membubarkan lomba senam arobic ini karena berpotensi menimbulkan kerumunan dan menularkan Covid-19.
“Kegiatan (lomba senam arobic) ini tanpa izin atau pemberitahuan ke Satgas Covid-19, baik Desa Gadungan maupun Kecmatan Wedi. Panitia hanya pinjam gedung ke BUMDes Gadungan, tanpa pemberitahuan ke Kepala Desa selaku Ketua Satgas Covid-19 desa, dan juga ke Ketua Satgas Kecamatan. Jadi otomatis, (lomba senam arobic) kita tutup, kita bubarkan,” katanya.
Camat Wedi menyatakan, selain membubarkan kegiatan, Satgas Kecamatan juga menahan KTP panitia pelaksana, untuk selanjutnya diadakan swab antigen di tempat.
“Sebanyak 9 orang panitia kita swab antigen. Dan alhamdulilah, hasilnya semua negatif, dan keadaan aman terkendali,” ujarnya.

Rizqan Iryawan menjelaskan, saat mau meminjam gedung ke BUMDes Gadungan, pihak panitia melaporkan bahwa kegiatan ini akan diikuti sekitar 200 orang. Tetapi kenyataannya, pesertanya hampir dua kali lipat atau sekitar 400 orang. Dan pesertanya bertambah terus seiring waktu berjalan.
“Karena rencananya mereka akan menggelar beberapa jenis lomba aerobic. Nah, baru mulai satu jenis lomba, karena kita tahu, kita langsung datangi dan kita bubarkan. Karena peserta juga kita ancam swab di tempat, akhirnya peserta lalu bubar,” tandasnya.
Rizqan Iryawan menambahkan, belajar dari peristiwa ini, maka Satgas Covid-19 Kecamatan Wedi mengimbau kepada panitia atau warga untuk mengikuti petunjuk atau prosedur pengajuan izin. Setiap kali akan mengadakan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan, maka harus mengajukan izin ke satgas desa dulu.
“Kemudian Satgas desa untuk mengarahkan ke satgas kecamatan untuk pemberitahuannya. Sedang untuk teknik pelaksanaannya akan diarahkan satgas desa dan satgas kecamatan. Agar tidak terjadi kerumuman seperti yang terjadi pada pagi ini,” pesan Camat.









