Berkunjung Ke Pantai Asuhan, Mahasiswa ASMI Santa Maria Yogyakarta Diajak Menghargai Dan Berbagi Kepada Sesama

Mahasiswa ASMI Santa Maria Yogyakarta saat berbincang bersama Suster Christera di Panti Asuhan Brayat Pinuji Boro, Sabtu (12/12/2020).

WartaKita.org – Mahasiswa ASMI Santa Maria Yogyakarta Program Studi Public Relations semester 3 dan 5 mengadakan kunjungan sekaligus bakti sosial di Panti Asuhan Brayat Pinuji di Dusun Boro, Desa Banjarasri, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo pada Sabtu (12/12/2020).

Dengan bimbingan Dosen Mata Kuliah Kewirausahaan, Bambang Darmadi, para mahasiswa Public Relations memproduksi berbagai olahan, baik berupa makanan maupun barang yang memiliki daya jual tersendiri. Kemudian hasil dari penjualan tersebut disisihkan sebagian untuk diberikan kepada anak-anak yang berada di panti tersebut.

Bacaan Lainnya

Dalam hal ini, Dosen Bambang Darmadi tidak hanya mengajarkan kepada para mahasiswa untuk berwirausaha saja, namun juga belajar untuk menghargai dan selalu berbagi kepada sesama.

Di Panti Asuhan Brayat Pinuji Boro, para mahasiswa bertemu dengan pimpinan panti asuhan, Suster Christera, OSF.

Pada kesempatan itu, Suster Christera bercerita mengenai kehidupan keseharian warga yang ada di panti. Mulai dari bangun pagi hingga malam menjelang tidur. Tak hanya itu, Suster juga mengajak para mahasiswa untuk berkeliling melihat keseharian anak panti, seperti memasak, tugas piket, dan juga kegiatan ekstrakurikuler.

Saat ini, dipanti tersebut terdapat 66 anak dengan usia paling kecil 2 tahun dan paling besar usia anak kuliah.

Suster Christera juga menceritakan sosok Dosen Bambang Darmadi. Menurut suster, Bambang adalah sosok yang sangat inspiratif. Dia datang ke panti untuk mengajari membuat tempe dan memberikan pengetahuan tentang jurnalistik kepada anak-anak panti.

“Anak-anak panti ini berasal dari berbagai daerah. Mulai dari Sabang sampai Merauke. Walaupun mereka berasal dari berbagai daerah, namun mereka selalu menjaga erat kebersamaan dan selalu kompak. Mereka mengerjakan semua kegiatan secara gotong royong,” kata suster.

Nampaknya, kunjungan sekaligus bakti sosial di Panti Asuhan Brayat Pinuji Boro ini memberi kesan dan pengalaman tersendiri bagi para mahasiswa.

“Saya teringat, bahwa kita harus selalu bersyukur. Karena masih banyak orang yang kurang beruntung dibanding kita,” ucap Eva, salah satu mahasiswa yang ikut berkunjung ke panti tersebut.

Pos terkait