WartaKita.org – Anggota DPR RI dari Partai Golkar, Endang Srikarti Handayani (ESH) mengadakan pasar murah sembako di Desa Gedaren, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten pada Jumat (25/5/2018).
“Program sembako hadir untuk rakyat ini merupakan bagian dari silaturahmi (antara wakil rakyat dengan rakyat), dialog untuk menyerap aspirasi, dan sebagai jembatan komunikasi antara rakyat dengan wakilnya. Sembako ini sebagai buah tangan dari wakil rakyat untuk rakyatnya,” katanya.
Anggota DPR RI Komisi VI itu menyampaikan, dalam pasar murah sembako di Gedaren ini, pihaknya menyediakan lebih dari 5000 paket sembako. Setiap paket sembako terdiri dari 5 Kg beras, 2 liter minyak goreng, dan 1 kg gula pasir. Warga diminta “menebus”-nya dengan harga Rp40 ribu per paket sembako. Sedang uang yang terkumpul dari pasar murah sembako ini akan disumbangkan untuk tempat ibadah dan pembangunan infrastruktur lainnya.
“Pasar murah sembako ini adalah salah satu upaya untuk membahagiakan rakyat, terutama warga yang sedang puasa. Karena sembako ini bisa dimasak, dihidangkan, dan dirasakan oleh keluarga. Dengan begitu, kehadiran wakil rakyat yang selama ini sudah ditunggu-tunggu, bisa dirasakan rakyat. Dan ini sangat membahagiakan,” ujarnya.
Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V yang meliputi Kabupaten Klaten, Boyolali, Sukoharjo, dan Kota Surakarta itu mengatakan, sampai saat ini, pihaknya sudah mengadakan pasar murah sembako di lebih dari 150 tempat. Jadi, tidak hanya pada saat mendekati moment tertentu saja.
“Pasar murah sembako ini merupakan bagian dari komitmen saya sebagai wakil rakyat untuk meringangkan beban masyarakat, terutama di bulan puasa ini. Terlebih di saat harga sembako di pasaran mulai merangkak naik seperti sekarang ini,” terangnya.
Endang menambahkan, pada bulan Ramadhan ini, pihaknya melakukan kegiatan Safari Ramadhan sebagai bagian dari silaturahmi dan dialog untuk menyerap aspirasi rakyat. Safari Ramadhan ini sebagai jembatan penghubung antara wakil rakyat dengan rakyatnya.
“Tidak hanya sembako murah, pada bulan suci ini, saya juga berbagi takjil ke sejumlah masjid di Boyolali, Klaten, Sukoharjo dan Kota Surakarta,” tuturnya.
Sedang Kepala Desa Gedaren Sri Waluya mengaku senang dengan pasar murah sembako ini.
“Terima kasih kepada Bu Endang yang telah mengadakan pasar murah sembako di Gedaren ini. Kami senang, masyarakat juga senang. Semoga sembako ini bisa bermanfaat bagi masyarakat kami,” ucapnya.









